RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Bogor dihimbau agar lebih rutin melakukan pengecekan saldo rekening bansos PKH dan BPNT Tahap 2 melalui layanan mobile banking atau M-Banking.
Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding harus terus-menerus mendatangi agen pencairan maupun ATM setiap hari hanya untuk memastikan apakah saldo bantuan sudah masuk atau belum.
Melansir YouTube Anamovie, imbauan tersebut muncul karena proses pencairan bansos PKH dan BPNT memang dilakukan secara bertahap oleh pemerintah melalui bank-bank penyalur Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Tidak semua penerima mendapatkan pencairan di waktu yang sama sehingga pengecekan saldo secara digital dinilai lebih hemat tenaga, waktu, dan biaya transportasi.
Sejumlah pendamping sosial maupun kanal informasi bansos juga mengingatkan agar KPM tidak terlalu sering mengecek saldo melalui agen bank.
Jika memang belum ada tanda-tanda pencairan, masyarakat dianjurkan cukup melakukan pengecekan tiga hari sekali atau bahkan seminggu sekali untuk menghindari aktivitas mondar-mandir yang melelahkan.
Cara ini dianggap jauh lebih praktis, terutama bagi KPM yang lokasi rumahnya cukup jauh dari ATM maupun agen bank.
Banyak penerima bansos sebelumnya mengaku harus berkali-kali datang ke ATM namun hasilnya masih kosong atau belum ada saldo masuk. Kondisi tersebut tentu membuat tenaga dan ongkos transportasi terbuang percuma.
Selain itu, penggunaan M-Banking juga membantu KPM memantau pencairan secara real time langsung dari ponsel.
Ketika saldo bantuan sudah masuk, penerima dapat segera mengetahui tanpa perlu antre panjang di agen maupun ATM. Hal ini juga dapat mengurangi kepadatan antrean saat proses pencairan berlangsung.
Berdasarkan sejumlah laporan terbaru, proses penyaluran PKH dan BPNT memang masih berlangsung bertahap.
Status bantuan di sistem SIKS-NG dan bank penyalur terus bergerak sesuai tahapan verifikasi rekening serta proses transfer dana dari pusat ke rekening KKS penerima.
Baca Juga: Simak Bansos Awal Mei 2026: PKH, BPNT, dan PIP Siap Dicairkan, Ini Nominalnya
Bagi KPM yang belum menerima saldo, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik.
Selama nama masih tercantum sebagai penerima aktif serta status bantuan belum dicoret, maka peluang pencairan masih terbuka.
Pemerintah juga diketahui masih terus melakukan proses penyaluran hingga seluruh tahap selesai.
Selain melalui M-Banking, pengecekan status bansos juga bisa dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK KTP.
Dari sana masyarakat dapat melihat apakah bantuan masih dalam proses, sudah tersalurkan, atau masih menunggu verifikasi rekening.
KPM juga dihimbau agar tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks terkait pencairan bansos yang banyak beredar di media sosial.
Pastikan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi pemerintah, pendamping sosial, maupun bank penyalur agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Simak Cek Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2 per 2 Mei: Status SPM, Belum Ada Pencairan
Dengan memanfaatkan layanan digital seperti M-Banking, diharapkan proses pemantauan pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 menjadi lebih mudah dan efisien.
Selain menghemat tenaga, langkah ini juga membantu KPM mengurangi pengeluaran transportasi serta menghindari antrean panjang hanya untuk mengecek saldo rekening bansos.***
Editor : Eli Kustiyawati