RADAR BOGOR – Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat selama Mei 2026.
Selain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua, terdapat tujuh bantuan sosial lain yang juga mulai dicairkan secara bertahap kepada para penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran bansos tersebut dilakukan guna menjaga daya beli masyarakat serta membantu kelompok ekonomi rentan menghadapi kebutuhan pokok yang terus meningkat.
Mengacu dari YouTube Pendamping Sosial, pencairan bansos Mei 2026 disebut mulai dipercepat setelah pemerintah menyelesaikan proses pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pembaruan data tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi syarat.
Karena itu, sejumlah warga yang sebelumnya belum menerima bantuan masih memiliki peluang masuk dalam daftar penerima apabila datanya dinyatakan layak.
Selain PKH dan BPNT, bantuan pertama yang dipastikan cair adalah Program Indonesia Pintar atau PIP.
Bantuan pendidikan ini diperuntukkan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA sederajat dari keluarga kurang mampu.
Dana bantuan tersebut bertujuan membantu kebutuhan pendidikan seperti perlengkapan sekolah, transportasi, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya. Penyaluran dilakukan melalui rekening siswa yang telah terdaftar dalam sistem Kemendikbud.
Program berikutnya adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI JKN. Melalui program ini, pemerintah menanggung pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Dengan adanya bantuan tersebut, peserta tetap bisa memperoleh layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran bulanan secara mandiri.
Program ini dinilai sangat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi namun membutuhkan akses kesehatan rutin.
Pemerintah juga kembali melanjutkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram kepada masyarakat tertentu.
Bantuan ini diberikan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga penerima manfaat, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok di sejumlah daerah.
Penyaluran bantuan beras dilakukan bertahap melalui kantor desa, kelurahan, maupun titik distribusi yang telah ditentukan pemerintah daerah bersama Bulog.
Baca Juga: Simak Bansos Awal Mei 2026: PKH, BPNT, dan PIP Siap Dicairkan, Ini Nominalnya
Selain itu, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI dari Kementerian Sosial juga diperkirakan cair selama Mei 2026.
Program ini menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, anak terlantar, hingga masyarakat dengan kebutuhan sosial khusus.
Bantuan diberikan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan sosial, hingga perlengkapan tertentu sesuai kondisi penerima manfaat.
Tak hanya bantuan dari pemerintah pusat, sejumlah pemerintah daerah juga mulai menyalurkan bantuan pendidikan daerah yang bersumber dari APBD masing-masing wilayah.
Bantuan tersebut biasanya diberikan kepada pelajar kurang mampu dalam bentuk uang tunai, perlengkapan sekolah, atau subsidi pendidikan lainnya.
Beberapa daerah bahkan telah mulai melakukan verifikasi data penerima sejak akhir April lalu agar proses pencairan Mei berjalan lancar.
Baca Juga: Simak Cek Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2 per 2 Mei: Status SPM, Belum Ada Pencairan
Program bantuan permakanan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas berat juga masih terus berjalan pada Mei 2026.
Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan harian kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.
Di sejumlah daerah, bantuan disalurkan dalam bentuk makanan siap saji maupun paket sembako yang dikirim langsung kepada penerima manfaat secara berkala.
Baca Juga: Waspada! 25.000 KPM Terancam Tidak Terima Bansos BPNT Tahap 2: Cek Nama Anda Sekarang Juga
Selain tujuh bantuan tersebut, beberapa pemerintah daerah turut menyediakan bansos tambahan sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Bantuan sosial khusus daerah itu biasanya diberikan kepada masyarakat terdampak ekonomi ekstrem, korban bencana, maupun warga yang masuk kategori miskin baru.
Karena itu, masyarakat diminta aktif memantau informasi resmi dari pemerintah daerah maupun pendamping sosial setempat agar tidak tertinggal informasi pencairan.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 1 dan 2 Tidak Cair? Ini 5 Alasan Utama yang Harus Anda Ketahui
Pemerintah mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pengecekan status bansos melalui aplikasi Cek Bansos maupun rekening masing-masing secara berkala.
Penyaluran bantuan dilakukan bertahap sehingga jadwal pencairan tiap wilayah dapat berbeda-beda.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks terkait pencairan bansos dan selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi pemerintah.***
Editor : Eli Kustiyawati