RADAR BOGOR - Kabar gembira untuk keluarga penerima manfaat (KPM) desil 1 hingga 4, enam bantuan sosial akan cair serentak di bulan Mei 2026 mulai Senin besok.
Dari Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT program sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, PBI JKN, sampai Makan Bergizi Gratis, melansir dari kanal YouTube Info Bansos.
Dengan kombinasi program yang tepat, KPM bisa menerima bantuan hingga Rp1,4 juta per bulan. Berikut detail lengkap jadwal dan nominal setiap bantuan sosial (bansos).
Baca Juga: Kemensos Buka Jalur Partisipasi Data Bansos 2026, Begini Cara Usul Sanggah Data Penerima Bantuan
Momentum Penyaluran Bansos Terbesar di Mei 2026
Meskipun PKH tahap kedua seharusnya dicairkan akhir April, ada sedikit keterlambatan karena hari libur panjang. Akan tetapi, pencairan akan dimulai dengan intensitas penuh pada Senin, 4 Mei 2026.
Pemerintah menyuntikkan dana segar melalui 6 skema bantuan sosial berbeda. Langkah ini menunjukkan sinergi antar kementerian untuk memastikan setiap KPM yang termasuk desil 1 hingga 4 mendapat dukungan ekonomi maksimal.
Target ambisius mengeliminasi kemiskinan ekstrem hingga 0 persen tahun 2026 menjadi pendorong utama akselerasi pencairan bansos ini.
Baca Juga: JPO Tegar Beriman di Cibinong Bogor Dipastikan Bisa Dipakai saat HJB Bogor ke-544
Daftar Lengkap 6 Bansos yang Cair Mei 2026
1. PKH Tahap 2 Mulai Senin, 4 Mei 2026
Program Keluarga Harapan (PKH) akan segera cair mulai Senin pertama Mei. Nominal PKH bervariasi tergantung komponen yang dimiliki setiap keluarga:
-Anak SD: Rp225.000
-Anak SMP: Rp375.000
-Anak SMA: Rp500.000
-Lansia dan Disabilitas: Rp600.000
-Ibu Hamil atau Anak Usia Dini: Rp750.000
Baca Juga: ASN Bakal Terima Komponen THR Full di 2026, Tapi Benarkah Gaji Ikut Naik? Cek Fakta Lengkapnya
Jika satu keluarga memiliki kombinasi penerima (misalnya 1 ibu hamil dan 1 anak usia dini dan 2 anak SMA), nominal bisa mencapai Rp2.500.000 per bulan. Ini adalah bantuan dengan fleksibilitas tertinggi karena disesuaikan dengan komposisi anggota keluarga.
2. BPNT Program Sembako
BPNT (Program Sembako) untuk periode April-Juni 2026 dicairkan dalam satu kali transfer senilai Rp600.000 (Rp200.000 per bulan × 3 bulan). Bantuan ini berbentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di toko-toko bermitra.
“Syaratnya berada di desil 1 sampai 4, terdata di DTKS, dan domisili sesuai alamat yang sudah diverifikasi. Bantuan berbentuk saldo elektronik,” ungkap narator saluran INFO BANSOS.
Baca Juga: Gadai Emas di Pegadaian: Pilihan Strategi Finansial Cerdas
3. Program Indonesia Pintar (PIP): Termin Kedua Mei-September
Mei 2026 menandai transisi PIP ke termin kedua (Mei-September 2026). Nominal bantuan pendidikan untuk siswa mencakup:
-SD: Rp450.000
-SMP: Rp750.000
-SMA/SMK: Rp1.000.000 hingga Rp1.800.000 per tahun.
Program ini memberikan kesempatan bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya operasional sekolah.
4. KIP Kuliah 2026
KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa dari keluarga desil 1 hingga 4. Program ini sangat menarik karena mencakup:
-Pembayaran UKT langsung ke kampus, biaya kuliah ditanggung penuh pemerintah sesuai kluster perguruan tinggi.
-Bantuan biaya hidup per semester, yang mencakup:
a.Kluster 1: Rp800.000 per bulan
b.Kluster 5: Hingga Rp1,4 juta per bulan plus biaya kuliah full hingga lulus
Ini berarti mahasiswa bisa fokus belajar tanpa khawatir urusan keuangan.
Baca Juga: Gadai Emas di Pegadaian: Pilihan Strategi Finansial Cerdas
5. PBI JKN
PBI JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional) memastikan akses kesehatan gratis bagi KPM. Pemerintah membayarkan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 untuk penerima di desil 1 hingga 5.
Dengan PBI JKN, KPM dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas publik tanpa membayar iuran bulanan. Ini adalah jaminan sosial yang sangat penting untuk mencegah keluarga jatuh lebih miskin akibat biaya kesehatan.
Baca Juga: Geng Motor Bentrok di Sukamantri Bogor, Dibubarkan Polisi dan Warga, Tiga Orang Ditangkap
6. Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya untuk anak sekolah, tetapi juga untuk:
-Balita mencegah stunting sejak dini.
-Ibu Hamil dan Menyusui memastikan kesehatan ibu dan bayi.
-Anak PAUD hingga SMA dukungan gizi sepanjang masa sekolah.
Program ini bertujuan ganda: mencegah stunting dan menggerakkan ekonomi lokal melalui pengadaan bahan pangan dari produsen lokal.
Pastikan data DTKS Anda terupdate dan aktif, terus pantau informasi resmi dari Kemensos terkait bantuan sosial di tahun 2026.***