RADAR BOGOR - Kanal Info Bansos mengungkapkan, sudah ada gambaran secara umum untuk proses penyaluran bansos di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
Sebelumnya, informasi terkait proses pencairan bansos tahap 2 2026 sudah banyak sekali yang beredar.
Ramai di media sosial, bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) sudah cair.
Kabar tersebut diperkuat dengan bukti beredarnya struk pencairan yang beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Waspada, BMKG Perkirakan Hujan Ekstrem Masih Akan Melanda Bogor hingga 3 Hari ke Depan
"Bantuan sosial apakah benar sudah mulai dicairkan kepada keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia," ujar kanal Cek Bansos.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus pandai memilih sumber informasi mana saja yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Karena ada kemungkinan struk pencairan yang beredar merupakan struk pencairan bansos tahap pertama. Oleh karenanya, KPM harap berhati-hati jika mendapatkan informasi di media sosial.
Adanya unggahan yang menyebutkan bansos cair membuat banyak KPM melakukan pengecekan di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) miliknya.
Hal ini menjadi kerugian bagi para KPM sendiri karena mendapatkan dan mempercayai informasi yang belum valid. Penerima manfaat melakukan pengecekan namun hasilnya zong atau belum ada bansos yang dicairkan.
"Ini jika kita menelusuri lebih dalam struk-struk yang beredar di media sosial. Mau di media sosial apapun ini belum ada yang namanya proses pencairan untuk tahap kedua," tegas kanal Cek Bansos.
Walaupun sudah memasuki awal bulan Mei 2026, KPM tetap harus berhati-hati dalam menerima informasi terkait pencairan bansos.
Hingga Minggu sore, 3 Mei 2026, belum ada pencairan bansos PKH maupun BBNT tahap kedua melalui semua bank penyalur.
Belum ada informasi resmi dari Bank Mandiri, BSI, BRI, dan BNI terkait penyaluran bansos PKH dan BPNT, sehingga KPM harus menahan diri.
Editor : Siti Dewi Yanti