RADAR BOGOR - Pada Senin, 4 Mei 2026, periode penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 2 telah berubah menjadi April-Juni 2026 di aplikasi Cek Bansos, menandakan proses pencairan sedang berlangsung bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
Namun, melansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, hasil cek saldo pagi ini melalui aplikasi bank masih nihil.
Periode Bansos PKH dan BPNT Sudah Update
Berdasarkan pantauan langsung melalui link Cek Bansos pada pukul 06:57 WIB, 4 Mei 2026, periode bantuan sembako (BPNT) dan PKH kini tercatat April-Juni 2026.
Baca Juga: Lima Bantuan Sosial Akan Dicairkan Pemerintah di Mei 2026, Termasuk PKH dan BPNT Tahap Kedua
“Alhamdulillah, bantuan PKH maupun BPNT tahap kedua di aplikasi ataupun di link cek bansos ini periodenya sudah berubah menjadi April-Juni 2026,” ulas narator kanal Arfan Saputra Channel.
Ini menunjukkan pemerintah sedang memproses pencairan bansos tahap 2 untuk segera disalurkan ke rekening KPM masing-masing.
Saluran Arfan Saputra Channel membagikan update ini melalui video YouTube-nya, menekankan bahwa perubahan periode adalah tanda positif proses penyaluran bansos PKH dan BPNT sedang berjalan.
Baca Juga: Bansos Mei 2026 Masih Cair Bertahap, Ini Daftar Lengkap Bantuan dan Cara Cek Status Penerima
“Alhamdulillah ya Teman-teman, ini tanda-tanda sedang berlangsung proses pencairan,” ujar kanal Arfan Saputra Channel.
Hasil Cek Saldo Hari Ini: Belum Cair
Pencairan bantuan pemerintah ini dicek melalui aplikasi bank mitra KKS (Kartu Keluarga Sembako), seperti Livin' by Mandiri untuk nasabah Mandiri.
Pada pukul 06:58 WIB, saldo masih menunjukkan Rp25.000 dari periode sebelumnya belum ada tambahan untuk tahap 2.
“Kita lihat ternyata masih belum ada pencairan ya, walaupun di cek bansos periodenya sudah berubah menjadi April-Juni 2026,” tambahnya.
Aplikasi cek saldo sesuai bank KKS:
- Livin' by Mandiri (Bank Mandiri)
- BRImo (Bank BRI)
- Wonder by BNI (Bank BNI)
- BYOND (Bank BSI)
Meski periode sudah berganti, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 diprediksi masuk dalam minggu ini.
KPM diminta untuk bersabar dan terus pantau aplikasi resmi, dan aktif mengikuti informasi resmi dari Kementerian Sosial atau kanal terpercaya untuk update PKH, BPNT tahap 2.***
Editor : Eli Kustiyawati