Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos Pastikan Data Lengkap Sesuai DTSEN, Berikut Jadwal Pengecekan KKS Bagi Penerima Bantuan

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 5 Mei 2026 | 18:02 WIB
 Ilustrasi data DTSEN bagi KPM Bansos. (Foto: Instagram @kemensosri)
Ilustrasi data DTSEN bagi KPM Bansos. (Foto: Instagram @kemensosri)

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial RI telah resmi mengumumkan dimulainya penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026.

Dikutip dari Youtube Cek Bansos, Penyaluran ini dilakukan secara serentak tapi bertahap di seluruh wilayah Indonesia.

1. Penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

Untuk pertama kalinya, pemerintah menerapkan DTSEN sebagai basis data tunggal dalam penyaluran bansos. 

Baca Juga: Cek Rekening KPM, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Dikabarkan Mulai Cair di KKS Bank Ini, Nominalnya Tembus Rp1,8 juta

Sistem ini dirancang untuk menciptakan data yang lebih lengkap dan terpadu mengenai kondisi individu serta keluarga penerima manfaat.

Data akan diperbarui setiap tiga bulan melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial, BPS, dan Pemerintah Daerah.

Masyarakat dapat ikut serta dalam proses pemutakhiran melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyertakan data pendukung yang diperlukan.

Baca Juga: Bogor Utara Kerap Dilanda Banjir saat Hujan Deras, Pemkot Segera Normalisasi Kali Cibagolo dan Kali Cibala

2. Restrukturisasi Penerima: 1,8 Juta KPM Baru

Langkah pembersihan data dilakukan secara masif untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Sekitar 1,8 juta KPM yang sebelumnya terdaftar kini dinyatakan tidak layak lagi menerima bantuan berdasarkan hasil pemutakhiran terbaru.

Sebagai gantinya, terdapat 1,8 juta keluarga miskin baru yang sebelumnya belum tersentuh bantuan akan dimasukkan ke dalam daftar penerima.

Baca Juga: Cek KKS Segera, Daftar Daerah yang Cairkan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Hari Ini, Status SIKS-NG Sudah SI

"Hasil pemutakhiran data yang telah dilakukan menunjukkan ada sekitar 1,8 juta KPM yang sebelumnya menerima bantuan sosial, selanjutnya tidak lagi layak menerima bantuan. Sementara 1,8 juta keluarga miskin yang belum menerima bantuan akan masuk ke dalam daftar penerima bantuan sosial," kata narator dalam Youtube Cek Bansos. 

3. Update Status SIKS-NG dan Jadwal Pengecekan KKS

Meskipun pengumuman resmi telah dilakukan, terdapat beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan oleh KPM sebelum menuju mesin ATM:

• Proses Administrasi: Pantauan pada sistem SIKS-NG menunjukkan, sebagian besar data masih berada pada tahapan SPM (Surat Perintah Membayar) dan SP2D.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Diprediksi Cair Malam Ini, KPM Buruan Cek Saldo KKS Secara Berkala

• Tahap SI (Standing Instruction): Hingga saat ini, status belum sepenuhnya berubah menjadi SI. 

Hal ini menandakan, dana masih dalam proses pemindahan bukuan dari kementerian ke bank penyalur.

Pengumuman penyaluran pada awal Mei kemungkinan besar merupakan tahap simbolis di wilayah tertentu. 

Masyarakat diharapkan tetap bersabar dan rutin berkoordinasi dengan pendamping sosial, untuk memastikan kapan saldo efektif masuk ke kartu KKS di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Diprediksi Cair Malam Ini, KPM Buruan Cek Saldo KKS Secara Berkala

Implementasi DTSEN menjadi tonggak baru dalam penyaluran bantuan yang lebih transparan dan efektif. 

KPM dihimbau untuk memastikan status kepesertaan bansos melalui pendamping sosial, untuk mengetahui apakah KPM termasuk dalam daftar yang dipertahankan atau bagian dari data yang diperbarui.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #DTSEN #pkh