Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

3 Penyebab Status KPM Belum Update di Cek Bansos atau SIKS NG, Waspada Bantuan Tahap Kedua Terancam Tidak Cair

Siti Dewi Yanti • Rabu, 6 Mei 2026 | 08:44 WIB
KPM yang mengalami status periode pencairan bansos tidak berubah wajib melakukan pengecekan (Kanal Arfan Saputra Channel)
KPM yang mengalami status periode pencairan bansos tidak berubah wajib melakukan pengecekan (Kanal Arfan Saputra Channel)

RADAR BOGOR - Nasib Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih berstatus di periode Januari, Februari, Maret 2026 di Cek bansos masih menjadi pertanyaan.

"Apakah masih bisa tercairkan bantuan sosialnya?" tanya kanal Cek Bansos.

Nasib KPM yang masih berstatus pencairan bansos tahap 1 2026 atau belum terupdate masih dipertanyakan karena terancam tidak menerima bantuan Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT).

Baca Juga: Sempat Tutup, Warung Mba Kiran di Bogor Kini Buka Lagi dengan Konsep Lebih Homey

Tersebat di media sosial, KPM yang masih belum berubah periode bantuan ke tahap 2 karena mengalami kendala di SIKS NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

Menurut kanal Cek Bansos, penyebab bantuan belum terupdate di cek bansos karena status di SIKS NG masih ada di tahap berhasil cek rekening, belum ke proses surat perintah membayar (SPM).

Jika tahapan sudah masuk SPM di SIKS NG, maka akan dengan sendirinya berubah menjadi April, Mei, dan Juni. 

"Apakah bantuan sosialnya ini masih bisa tercairkan? Masih bisa tercairkan selama bantuan sosial kalian ini tidak terekslude," jelas kanal Cek Bansos.

Baca Juga: Sekali Gigit Langsung Kenyang, Woodfire Bogor Sajikan Burger Tebal dengan Isian Daging Melimpah

Penyebab pertama KPM masih ada di periode tahap 1 adalah terkendala di SIKS NG dan masih bisa tercairkan di triwulan kedua. 

KPM harus melakukan pengecekan SIKS NG ke operator Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelurahan atau desa, pendamping sosial PKH, atau operator SIKS NG Dinas Sosial kabupaten kota.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui data bansos KPM. Jika status berhasil cek rekening, maka bansos akan masih tetap tercairkan.

Kemudian, penyebab kedua yang membuat periode salur belum berubah di SIKS NG, pengecekan di riwayat bansos menerangkan gagal cek rekening.

Status gagal cek rekening sedang banyak dialami KPM yang menerima pencairan bansos melalui Bank BNI. 

"Rata-rata dari KPM Bank BNI utamanya penerima bantuan sembako atau BPNT, sangat banyak KPM yang gagal cek rekening," tutur kanal Cek Bansos.

Baca Juga: Morning Bali, Coffee Shop Bernuansa Bali di Bogor dengan Pilihan Menu dari Kopi hingga Hidangan Khas

Status gagal cek rekening kebanyakan terjadi karena ada data yang tidak sinkron, yaitu data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan data bank. 

KPM harus memperbaiki data melalui bantuan operator kelurahan desa atau di Dinas Sosial kabupaten kota.

Data KPM harus disinkronkan terlebih dahulu. Apabila data bank dengan data Dukcapil sudah sinkron, maka penerima manfaat tinggal menunggu perubahan menjadi berhasil cek rekening. 

"Jika datanya sudah diperbaiki, datanya pun juga sudah terupdate berhasil cek rekening, insyaallah bantuan sosial kalian pun juga masih bisa tercairkan," kata kanal Cek Bansos.

Baca Juga: Duh Segarnya! Ce Hun Tiau Nyonya Wendy Villa Duta Bogor Bikin Warga Ketagihan, Dessert Khas Pontianak Ini Lagi Naik Daun

Selanjutnya, penyebab utama KPM belum terupdate di cek bansos adalah menerima status rexclude. 

Apabila ter-ekslude maka bansos sudah tidak bisa tercairkan kembali di tahap kedua.

Jika KPM mengalami hal seperti ini, maka lakukan pengecekan ke operator DTSEN untuk mengetahu semua data agar bansos tahap 2 2026 bisa cair.

Editor : Siti Dewi Yanti
#bansos tahap 2 2026 cair #status di SIKS NG #penyebab status KPM tidak berubah #cek bansos #pencairan bansos tahap 2 2026