Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2: Status Pencairan di 4 Bank dan Imbauan untuk KPM

Kholikul Ihsan • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:54 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT 2. (Foto: Instagram @desagagaksipat)
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT 2. (Foto: Instagram @desagagaksipat)

RADAR BOGOR - Bantuan sosial atau bansos PKH dan BPNT tahap kedua telah mencapai status SI (Standing Instruction) di semua bank penyalur pada Rabu, 6 Mei 2026. 

Namun, pencairan dana belum merata di semua lembaga perbankan Bank BSI terdepan dengan saldo yang sudah masuk, sementara BRI dan Bank Mandiri masih dalam proses. 

Sekaligus, Kementerian Sosial mengingatkan ribuan KPM menghadapi kendala gagal cek rekening dan menegaskan penggunaan bantuan harus sesuai peruntukannya.

Baca Juga: Laporan Terkini Bansos, Bank Penyalur Ini Dominasi Pencairan PKH-BPNT Tahap 2 di Salah Satu Wilayah per 6 Mei 2026

Cek Saldo Terkini: Mana Bank yang Sudah Cair?

Status pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua pada 6 Mei 2026 menunjukkan perkembangan yang beragam di berbagai bank penyalur, melansir dari channel YouTube KLIK BANSOS.

Berdasarkan pantauan langsung, Bank BSI telah berhasil menyalurkan dana bantuan, baik untuk program PKH maupun BPNT tahap 2. 

Baca Juga: Update Hasil Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 Per 6 Mei 2026: KKS Bank Mandiri Masih Zonk, Bank BSI Sudah Cair

Sebaliknya, Bank BRI dan Bank Mandiri masih dalam fase proses pencairan meski status di aplikasi SIKS-NG sudah menunjukkan kondisi SI (Standing Instruction).

“Alhamdulillah setelah statusnya SI di berbagai bank penyalur seperti BSI, BRI, BNI, dan Mandiri, kami terus memantau pencairan bantuan,” jelas sumber informasi kanal KLIK BANSOS terkait update penyaluran hari ini.

Meskipun status bantuan sudah mencapai SI, penerima manfaat (KPM) disarankan untuk bersabar dan cek saldo secara berkala. Pencairan dana biasanya membutuhkan waktu 1 hingga 7 hari setelah status SI tercatat di sistem. 

Baca Juga: Update Bansos 6 Mei 2026: Progres Pencairan PKH-BPNT Tahap 2, Kendala Gagal Cek Rekening dan Munculnya KPM Validasi Baru

Jangan lakukan cek berulang kali dalam waktu singkat, karena proses otomatis perbankan memerlukan waktu untuk memproses transfer.

Ribuan KPM Hadapi Kendala Gagal Cek Rekening

Kendala serius muncul dari laporan ribuan KPM yang mengalami status gagal cek rekening (failed verification) dalam sistem SIKS-NG. 

Baca Juga: Update SIKS-NG: Status SI Sudah Muncul di Semua Bank Penyalur, Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Ditransfer

Ini adalah masalah kritis karena dengan status ini, dana bantuan PKH dan BPNT tidak akan dapat masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) meskipun telah disetujui oleh pemerintah.

Untuk mengatasi masalah ini, KPM memiliki dua opsi langsung:

1. Datang ke Kantor Bank Penyalur Terdekat

Bawa kartu identitas (KTP) asli dan tanyakan langsung apa penyebab status gagal verifikasi.

Baca Juga: Bansos Belum Cair? Cek 3 Penyebab Utama Status KPM Masih Januari-Maret dan Cara Mengatasinya

2. Hubungi Dinas Sosial atau Pendamping PKH

Layanan alternatif adalah menghubungi Dinas Sosial setempat atau pendamping PKH untuk mengecek status terupdate di SIKS-NG dan mendapatkan arahan teknis perbaikan data.

Imbauan Dari Kemensos

Kementerian Sosial melalui pernyataan resmi mengingatkan semua penerima bantuan sosial tentang penggunaan yang tepat. 

Baca Juga: Gak Perlu Panik Jika Bansos Belum Cair, Cek Masalah Data KTP dan Aturan KK Berbarcode yang Bisa Bikin Bantuan Tertahan

Bantuan sosial merupakan wujud tanggung jawab negara untuk melindungi masyarakat yang membutuhkan, sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Penggunaan bansos yang dilarang keras:

Baca Juga: 3 Penyebab Status KPM Belum Update di Cek Bansos atau SIKS NG, Waspada Bantuan Tahap Kedua Terancam Tidak Cair

Lebih lanjut, bantuan tidak boleh diperjualbelikan, dicuri, atau dipotong oleh pihak mana pun. Pendamping sosial dan aparat terkait wajib memastikan bantuan diterima utuh 100 persen oleh KPM.

Kementerian Sosial merekomendasikan penggunaan bansos untuk kebutuhan mendesak yang memberdayakan, seperti pembelian makanan bergizi, biaya kebutuhan sekolah, modal usaha.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #kpm #bansos #pkh