RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 per tanggal 6 Mei 2026 mulai menunjukkan perkembangan di sejumlah wilayah, dengan laporan penyaluran yang telah masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara bertahap.
Berdasarkan data terbaru yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 6 Mei 2026, pencairan terpantau terjadi pada hari Rabu, 6 Mei 2026, dengan fokus utama berada di wilayah Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Singkil di Kecamatan Suro.
Penyaluran ini menjadi indikasi awal bahwa proses distribusi PKH Tahap 2 untuk alokasi periode berjalan sudah mulai direalisasikan di lapangan, meskipun belum merata di seluruh daerah.
“pencairan bansos secara bertahap. Jadi ada yang masih belum cair, ada juga yang sudah cair,” ujar narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Dari sisi bank penyalur, pencairan saat ini masih didominasi oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal ini terlihat dari sejumlah transaksi yang tercatat dan bukti saldo masuk yang diterima oleh KPM.
Salah satu transaksi menunjukkan adanya pencairan sebesar Rp1.049.000 yang masuk ke rekening pada pukul 12:13 WIB di tanggal yang sama.
Selain itu, di wilayah Aceh Singkil juga terdapat laporan saldo masuk sebesar Rp752.000 yang diduga merupakan komponen bantuan untuk kategori balita dalam skema PKH.
Tidak hanya itu, terdapat pula penerima dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tahun 2025 atau KKS baru yang menerima kombinasi bantuan PKH dan sembako dengan total saldo mencapai Rp1.350.000.
Sementara itu, perkembangan pencairan dari bank-bank Himbara lainnya seperti BRI, BNI, dan Bank Mandiri hingga saat ini belum menunjukkan adanya laporan penyaluran yang signifikan.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Mulai Cair di 4 Bank Himbara, Status di SIKS-NG Sudah SI
Kondisi ini menandakan bahwa proses distribusi masih berlangsung secara bertahap dan belum serentak di seluruh jaringan perbankan penyalur.
Oleh karena itu, KPM yang menggunakan bank selain BSI masih perlu menunggu giliran pencairan sesuai jadwal yang ditentukan dalam sistem penyaluran bansos.
Bagi para penerima bantuan, penting untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala, terutama bagi yang sebelumnya mendapati saldo rekening masih kosong.
Baca Juga: FESTIVAAAL Marapthon The Last Tale Umumkan Line-Up Fase Pertama, Hadirkan Sejumlah Musisi Tanah Air
Proses pencairan yang dilakukan secara bertahap memungkinkan adanya perbedaan waktu masuknya bantuan di setiap daerah maupun setiap bank penyalur.
Dengan demikian, pemantauan rutin melalui ATM, mobile banking, atau agen penyalur menjadi langkah yang diperlukan untuk memastikan status pencairan.***
Editor : Asep Suhendar