RADAR BOGOR - Memasuki hari Jumat, 8 Mei 2026, antusiasme Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam menantikan pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 semakin meningkat.
Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, Di tengah penantian tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam menyerap informasi bansos yang beredar di media sosial agar tidak terjebak dalam kabar yang belum tervalidasi.
1. Verifikasi Informasi di Media Sosial
Belakangan ini, beredar unggahan di berbagai grup komunitas yang mengeklaim adanya saldo masuk senilai Rp600.000 pada kartu KKS Bank Mandiri sejak tanggal 5 Mei lalu.
Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, bukti tersebut masih diragukan keabsahannya.
Banyak laporan lapangan menunjukkan bahwa mayoritas pemegang kartu KKS Bank Mandiri belum menerima pemindahbukuan dana secara masif.
KPM diharapkan tidak langsung mempercayai tangkapan layar saldo yang tidak menampilkan identitas kartu KKS Merah Putih secara jelas.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo Makin Panas, Kejari Periksa 33 Saksi dan Gandeng BPKP
2. Hasil Pantauan Real-Time KKS Bank Mandiri
Berdasarkan pengecekan langsung melalui aplikasi digital resmi pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07:38 WIB, status saldo untuk alokasi Tahap 2 (April-Juni) masih terpantau sebagai berikut:
• Status Saldo: Belum menunjukkan adanya penambahan dana bantuan sosial. Saldo yang tertera masih merupakan saldo sisa atau saldo minimal.
• Status SIKS-NG: Meskipun secara sistem administrasi di pemerintah pusat statusnya rata-rata sudah mencapai SI (Standing Instruction), tapi proses transfer antarbank masih memerlukan waktu hingga dana benar-benar masuk ke rekening masing-masing individu.
"Hingga pagi ini, 8 Mei 2026, hasil pengecekan secara transparan melalui layanan perbankan digital menunjukkan bahwa bantuan PKH maupun BPNT untuk KKS Bank Mandiri belum cair secara merata. Kami meminta para keluarga penerima manfaat untuk tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala," kata narator dalam Youtube Arfan Saputra Channel.
3. Efisiensi Cek Saldo dengan Mobile Banking
Untuk menghindari kerumunan di agen atau kelelahan akibat bolak-balik ke mesin ATM, KPM disarankan menggunakan aplikasi perbankan digital seperti Livin' by Mandiri.
KPM dapat memantau saldo kapan saja dan di mana saja hanya melalui ponsel.
Pastikan kerahasiaan password dan jangan membagikannya kepada pihak lain, termasuk oknum yang menjanjikan percepatan pencairan.
4. Harapan Pencairan dalam Waktu Dekat
Mengingat status di semua Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) mayoritas sudah mencapai tahap SI, peluang saldo masuk dalam kurun waktu minggu ini sangat besar.
Proses distribusi yang dilakukan secara bertahap atau per termin merupakan prosedur standar perbankan untuk memastikan ketepatan sasaran.
Hingga saat ini, laporan saldo masuk untuk KKS Bank Mandiri masih berstatus nihil.
KPM diharapkan tetap bersabar dan terus memantau perkembangan melalui pendamping sosial setempat atau aplikasi cek bansos resmi milik Kementerian Sosial.
Gunakanlah waktu penantian ini untuk memastikan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK tetap dalam kondisi aktif agar tidak ada kendala saat bansos benar-benar cair nanti.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Arfan Saputra Channel