RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) menerbitkan surat instruksi penyaluran bansos nomor 1285/3/BS.01.00/5/2026 tertanggal 6 Mei 2026, yang menandai dimulainya pencairan bantuan sosial PKH Tahap 2 dan BPNT secara serentak di 514 daerah di seluruh Indonesia.
Mulai Kamis 7 Mei 2026 kemarin, saldo bantuan dilaporkan telah mendarat di kartu KKS para penerima dengan nominal fantastis, bahkan mencapai Rp3,2 juta bagi komponen lengkap, mengutip dari channel YouTube INFO BANSOS.
Surat tersebut menginstruksikan percepatan transaksi bagi 7.380.476 KPM PKH yang masuk dalam penyaluran batch awal.
Status pada aplikasi SIKS-NG pun terpantau sudah menunjukkan status SI (Standing Instruction), yang berarti dana sudah berada di bank penyalur dan siap untuk ditarik.
Pencairan ini mencakup alokasi periode April-Juni 2026, memberikan napas lega bagi masyarakat di tengah kebutuhan ekonomi yang meningkat.
Pencairan Dobel: PKH dan BPNT Murni Mengalir Deras
Fenomena Banjir Rezeki kali ini ditandai dengan banyaknya KPM yang menerima saldo kombinasi atau dobel dalam satu kartu KKS.
Bagi KPM yang memiliki komponen ibu hamil, balita, dan anak sekolah, total dana yang diterima bisa menyentuh angka jutaan rupiah.
“Dinas Sosial diminta memastikan KPM segera melakukan transaksi atau pencairan dana. Ingat ya, batas masa transaksi adalah 30 hari terhitung sejak dana masuk,” ungkap narator saluran INFO BANSOS.
Daftar Bank Penyalur dan Wilayah Positif Cair
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh Bank Himbara telah melakukan top-up saldo secara bertahap. Berikut adalah persebaran wilayah penyaluran:
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo Makin Panas, Kejari Periksa 33 Saksi dan Gandeng BPKP
- Bank BSI: Menjadi yang tercepat, mendominasi wilayah Aceh secara masif.
- Bank Mandiri: Terpantau aktif mencairkan di Bogor, Sukabumi, Garut, Cirebon, hingga Jawa Timur seperti Jember dan Banyuwangi.
- Bank BRI: Fokus pada wilayah pelosok dan pedesaan seperti Sulawesi Selatan, Lampung, hingga Brebes dan Cilacap.
- Bank BNI: Mendominasi penyaluran di wilayah perkotaan besar seperti Jakarta Timur, Bandung, Surabaya, dan Medan.
Update KPM Baru dan Pemutakhiran Data
Selain pencairan bagi penerima lama, bulan Mei ini juga menjadi momen penting bagi 475.821 KPM baru.
Mereka masuk ke dalam sistem untuk mengisi kekosongan kuota akibat adanya KPM yang sudah graduasi (mandiri) atau meninggal dunia.
Jika Anda baru terdaftar, bulan ini bisa menjadi pencairan perdana Anda dengan status verifikasi yang sangat ketat dari pemerintah untuk memastikan bantuan pemerintah ini tepat sasaran.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan dana bantuan ini secara bijak, terutama untuk keperluan mendesak seperti pendidikan anak, layanan kesehatan, dan pemenuhan gizi keluarga.
Pastikan Anda menyimpan bukti struk penarikan dan menjaga kerahasiaan nomor PIN kartu KKS untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Bagi Anda yang belum menerima saldo, jangan berkecil hati karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap (per termin).
Segera cek status bantuan Anda melalui pendamping sosial setempat atau pantau secara berkala melalui aplikasi mobile banking masing-masing bank penyalur.***
Editor : Eli Kustiyawati