RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan mulai menyelimuti Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Dilansir dari Youtube Cek Bansos, Memasuki minggu-minggu awal bulan Mei 2026, proses distribusi dana bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 alokasi April-Juni mulai menunjukkan progres nyata di berbagai wilayah.
1. Status Bansos Standing Instruction (SI) pada Bank Himbara
Berdasarkan data terbaru, status penyaluran pada aplikasi SIKS-NG untuk beberapa bank besar telah mencapai tahap SI (Standing Instruction).
Baca Juga: Pura-Pura Bantu Nasabah, Pelaku Ganjal ATM di Sentul Bogor Ditangkap Polsek Babakan Madang
Status ini menandakan, perintah pemindahbukuan dana dari kas negara ke rekening KPM sudah diterbitkan.
Bank BSI: Terpantau sebagai bank yang paling awal melakukan pencairan secara merata.
Bank BRI, BNI, dan Mandiri: Meskipun status di sistem rata-rata sudah SI, dana diperkirakan akan masuk ke rekening KKS dalam kurun waktu 1 hingga 3 hari kerja.
Pemilik mobile banking disarankan melakukan pengecekan secara berkala tanpa harus keluar rumah.
2. Laporan Saldo Masuk: Variasi Nominal Sesuai Komponen
Beberapa laporan dari lapangan menunjukkan adanya pencairan ganda (double) bagi KPM yang memiliki komponen lengkap. Beberapa rincian saldo yang terpantau masuk meliputi:
• Rp750.000: Dialokasikan untuk KPM dengan komponen balita.
• Rp600.000: Dialokasikan untuk komponen lanjut usia (lansia).
• Rp2.700.000: Merupakan akumulasi dari beberapa komponen sekaligus dalam satu keluarga.
Baca Juga: Angkot AC Depok Resmi Berhenti, Armada Listrik Siap Mengaspal Gantikan Trayek D10A
"Bagi para penerima manfaat, kami sangat menyarankan untuk berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial atau operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan masing-masing," kata narator dalam Youtube Cek Bansos.
"Melalui koordinasi tersebut, Anda dapat mengetahui secara pasti apakah status kepesertaan Anda sudah mencapai tahap SI atau masih dalam proses administratif lainnya," sambungnya.
3. Bantuan Tambahan Beras 40 Kg
Selain bantuan uang tunai, pemerintah juga tengah menyiapkan pendistribusian bantuan pangan berupa beras sebanyak 40 kg.
Baca Juga: Progres Penyaluran Bansos YAPI, PIP hingga PKH-BPNT Tahap 2 2026, Ini Penyebab Bantuan Terhenti
Bantuan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pangan keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Penyaluran akan dilakukan melalui titik komunitas seperti Kantor Desa/Kelurahan atau melalui jasa PT Pos Indonesia.
KPM akan menerima surat undangan resmi yang biasanya didistribusikan melalui koordinasi RT setempat sebelum jadwal pengambilan diumumkan.
Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru melakukan pengecekan di ATM jika tidak memiliki layanan perbankan digital, guna menghindari risiko kerusakan fisik pada kartu KKS.
Prioritas saat ini diberikan kepada KPM yang terdaftar dalam data desil terendah, untuk memastikan asas keadilan dalam distribusi jaring pengaman sosial pemerintah.
Gelombang pencairan bansos Mei 2026 sudah dimulai.
Dengan sinkronisasi data yang semakin baik di aplikasi SIKS-NG, diharapkan seluruh KPM di berbagai wilayah Indonesia segera menerima hak bansos penerima dalam waktu dekat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.***