RADAR BOGOR - Pencairan bansos tahap 2 2026 masih terpantau cair melalui Bank BSI dan sudah mulai merata di wilayah Aceh, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM0 yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank BSI sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala, namun penyaluran bantuan dilakukan bertahap dan tidak serempak.
Tahapan pencairan semua bank penyalur sudah memiliki status standing instruction (SI) di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
"Selain Bank BSI, ini juga terpantau di daerah Sumatera, Aceh untuk Bank Mandiri. Bank Mandiri mulai menyusul tadi siang ya," tutur kanal pendamping PKH.
Walau begitu, pencairan bansos melalui KKS terbitan Bank Mandiri masih belum serempak, pencairan dilakukan secara bertahap.
KPM wajib melakukan pengecekan KKS Bank Mandiri secara berkala secara mandiri.
"Karena memang ini sudah terpantau kita juga mungkin di daerah-daerah lain akan segera menyusul," tambah kanal Pendamping PKH.
Baca Juga: Hadir di Kampus ITB Vinus Bogor, Pemain Film Suamiku Lukaku Bicara Isu Kekerasan dalam Relasi
KPM bisa menghubungi pendamping setempat karena pendamping mendapat surat dari Kemensos untuk melakukan sosialisasi sebelum melakukan monitoring penyaluran bansos.
Surat Kementerian Sosial (Kemensos) pada 6 Mei 2026 meminta para pendamping wajib melakukan monitoring dan memberikan informasi kepada KPM setempat.
KPM yang sudah menerima pencairan diharapkan untuk melakukan transaksi mencairkan saldo bantuan sesuai dengan ketentuan.
Menurut kanal Pendamping PKH, pihaknya diberi tugas untuk melakukan distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Baru.
"Sudah terjadwal dan formulir dari pihak bank sudah kami terima," lanjutnya.
Para pendamping langsung menemui para KPM Baru untuk mengisi formulir agar bisa mengambil kartu KKS sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) baru.
Editor : Siti Dewi Yanti