RADAR BOGOR - Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan percepatan pencairan berbagai bantuan sosial (bansos) mulai dari PKH Tahap 2, BPNT, PIP, Atensi Yatim Piatu (YAPI), hingga bansos pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Meski beberapa daerah sudah mulai menerima pencairan bansos terutama bagi pemegang kartu KKS Bank Syariah Indonesia (BSI) di wilayah Aceh, proses penyaluran ini masih terus berlangsung secara bertahap dan dinamis di berbagai wilayah, mengutip dari channel YouTube Anamovie.
PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair, KKS BSI Paling Cepat
Proses pencairan bantuan sosial terbaru, khususnya PKH Tahap 2 dan BPNT, saat ini terpantau sudah menunjukkan status Standing Instruction (SI) pada aplikasi SIKS-NG.
Berdasarkan status tersebut, pihak perbankan telah diinstruksikan untuk segera mentransfer dana ke rekening KPM.
Sejauh ini, Bank BSI menjadi bank penyalur yang paling cepat melakukan pencairan, disusul oleh bank-bank Himbara lainnya seperti Bank BRI, BNI, dan Bank Mandiri.
Perlu diingat bahwa jadwal dan waktu pencairan di setiap daerah berbeda-beda, sehingga KPM diminta untuk tidak langsung panik apabila saldo di daerahnya belum bertambah.
“Untuk bank penyalur yang sudah melakukan pencairan itu kebanyakan dari Bank BSI ya,” ulas narator kanal Anamovie.
Bagi KPM yang memiliki fasilitas mobile banking (m-banking), pengecekan saldo bisa dilakukan secara berkala dari rumah.
Namun, bagi KPM yang belum memiliki m-banking, disarankan untuk tidak terlalu sering bolak-balik ke ATM atau agen guna menghindari kekecewaan.
Cukup lakukan pengecekan secara berkala setiap 3 hari hingga seminggu sekali setelah mendapatkan konfirmasi resmi dari pendamping sosial.
Bansos Beras 20 Kg, Minyak Goreng, PIP, dan YAPI Ikut Disalurkan
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi 2 bulan yang sempat tertunda saat Ramadan.
Baca Juga: Rahasia Ibu UMKM Tetap Produktif Tanpa Burnout, Dosen IPB Bongkar Cara Atur Waktu yang Efektif
Bantuan ini ditargetkan bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 data kemiskinan dengan batas penyaluran hingga akhir bulan ini.
Sementara itu, untuk bansos Atensi YAPI (Yatim Piatu) dan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak sekolah juga dilaporkan sudah mulai cair secara bertahap.
KPM yang ingin memastikan status kepesertaan PIP diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak sekolah guna melakukan pembaruan data jika diperlukan.
9 Penyebab Utama Mengapa Saldo Bansos KPM Masih Kosong
Bagi KPM yang saldonya masih kosong dihimbau untuk tidak panik terlebih dahulu, berikut adalah beberapa penyebab utama mengapa bansos Anda belum kunjung cair ke rekening KKS:
-Data Tidak Sinkron
-Belum Menggunakan KK Barcode
-Perubahan Status Adminduk
-Kesalahan Input Petugas
-Pembaruan Data Penerima
-Perubahan Status Kelayakan (Desil Tinggi)
-Ada Anggota Keluarga Menjadi ASN/TNI/Polri
-Terkena Eksklusi Sistem (Ter-exclude)
-Kendala Teknis Penyaluran
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu melakukan kroscek informasi secara bijak agar terhindar dari informasi hoaks yang menyesatkan.
Apabila Anda merasa masih sangat layak mendapatkan bantuan namun terkendala masalah administrasi, segera hubungi pendamping sosial PKH di wilayah Anda atau datangi kantor desa/kelurahan setempat untuk melakukan pemutakhiran data secara resmi.
Pantau terus perkembangan terbaru penyaluran bansos ini hanya melalui saluran informasi tepercaya dan resmi dari Kementerian Sosial.***
Editor : Asep Suhendar