Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rekening KKS Mulai Terisi Dana PKH-BPNT Tahap 2 Mei 2026, Ini Wilayah yang Sudah Masuk Saldo Bansos

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 9 Mei 2026 | 04:56 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT (Foto; Instagram @kalurahan_wukirsari)
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT (Foto; Instagram @kalurahan_wukirsari)

RADAR BOGOR – Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 periode April–Juni 2026 mulai terpantau masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di sejumlah daerah pada Mei 2026.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan proses transfer yang berbeda di setiap wilayah.

Berdasarkan perkembangan terbaru yang dilansir dari kanal YouTube Info Bansos pada Jumat, 8 Mei 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima saldo bansos melalui rekening masing-masing.

Baca Juga: Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Sudah Siap Salur, Begini Cara Cek Nama Penerima Bantuan 2026

Daftar Wilayah yang Mulai Menerima Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2

Penyaluran bansos dilakukan melalui empat bank penyalur utama, yaitu BSI, BNI, Mandiri, dan BRI. Berikut rincian wilayah yang mulai terpantau menerima bantuan.

Bank BSI

Pencairan mulai terpantau di Provinsi Aceh. Beberapa daerah yang mulai menerima bantuan antara lain Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tengah, dan sejumlah kabupaten lainnya di Aceh.

Baca Juga: Bikin Gembira KPM Bansos PKH BPNT Mei 2026, Pencairan Tahap 2 Telah Dimulai dan Status SI Sudah Terbit

Bank BNI

Penyaluran melalui Bank BNI terpantau berlangsung di berbagai daerah seperti Indramayu, Jepara, Jombang, Karanganyar, Kendal, hingga beberapa wilayah Papua seperti Jayawijaya.

Bank Mandiri

Pencairan melalui Bank Mandiri mencakup wilayah yang cukup luas. Sejumlah wilayah yang dilaporkan sudah mulai mendapatkan pencairan bantuan melalui Bank Mandiri meliputi Bogor, Ciamis, Cilacap, Garut, Jember, Karawang, dan Kebumen, termasuk beberapa daerah yang berada di kawasan Kalimantan serta Sulawesi.

Baca Juga: Mohon Maaf, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Tidak Akan Cair Jika Muncul 3 Tanda Ini

Bank BRI

Sementara itu, pencairan melalui Bank BRI mulai terpantau di Kota Cirebon, Denpasar, serta beberapa wilayah Indonesia Timur seperti Puncak dan Waropen.

Status SP2D dan SI Jadi Tanda Dana Mulai Diproses

Dalam proses pencairan bansos PKH dan BPNT, data BNBA atau by name by address pada SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) disebut telah menunjukkan status SI atau standing instruction.

Baca Juga: KPM Wajib Tahu, Ini Ciri-ciri Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Cair atau Sudah Dihentikan

Status tersebut menandakan bahwa instruksi pencairan dari Kementerian Sosial kepada bank penyalur sudah diterbitkan.

Dengan adanya perubahan status tersebut, proses transfer dana ke rekening KKS penerima mulai berjalan secara bertahap sesuai jadwal penyaluran masing-masing wilayah.

Penyebab Sebagian KPM Tidak Lagi Menerima Bansos

Pada penyaluran Tahap 2 tahun 2026, terdapat pengurangan jumlah penerima bantuan sosial. Data penerima kini disesuaikan dengan DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 2026 Cair Melalui KKS BNI, Simak Penjelasan Lengkap Setelah Menulusuri Bukti Pencairan yang Beredar

Sekitar 1,8 hingga 1,9 juta KPM disebut tidak lagi masuk dalam daftar penerima bantuan.

"Sebanyak 1,8 juta hingga 1,9 juta KPM itu dikeluarkan dari daftar penerima bansos karena dinilai tidak lagi layak berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional," ujar narator melalui kanal YouTube Info Bansos.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi penghentian bantuan.

Kondisi Ekonomi Dinilai Meningkat

Baca Juga: Bansos Tahap 2 Cair Tapi Saldo KKS Masih Kosong? Ternyata Ini Penyebab dan Bocoran Siapa yang Didahulukan

KPM yang masuk kategori desil 5 ke atas dinilai sudah tidak termasuk kelompok miskin atau miskin ekstrem sehingga tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos.

Pekerjaan dalam Keluarga Tidak Sesuai Kriteria

Sistem pendataan juga mendeteksi anggota keluarga yang bekerja sebagai ASN, TNI, Polri, pensiunan, guru sertifikasi, CPNS, P3K, maupun pekerja migran Indonesia.

Terdata Memiliki Penghasilan di Atas Ketentuan

Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, Dilengkapi Bantuan Beras hingga YAPI, Ini Penyebab Saldo KKS Masih Kosong

Data BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu sumber verifikasi penerima. KPM yang terdeteksi memiliki penghasilan di atas UMR atau UMP berpotensi tidak lagi menerima bantuan.

Penggunaan Daya Listrik Tinggi

Keluarga dengan daya listrik rumah 2.200 VA atau lebih turut masuk dalam evaluasi karena dianggap memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik dibanding kategori penerima prioritas.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Tahap 2 #bpnt #bansos #pkh #pencairan bantuan sosial