RADAR BOGOR - Dinamika pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026 menjadi hal yang ramai diperbincangkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Memasuki pekan kedua bulan Mei, banyak warga mulai bertanya-tanya mengenai status saldo bansos PKH BPNT di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, terutama bagi pemegang KKS Bank Mandiri.
Berdasarkan pantauan terbaru pada Sabtu, 9 Mei 2026, hasil pengecekan saldo melalui aplikasi mobile banking menunjukkan bahwa bansos PKH maupun BPNT Tahap 2 belum masuk ke rekening KPM.
Hal ini terkonfirmasi melalui pengecekan mandiri yang dilakukan oleh salah satu KPM di wilayah Jawa Barat pada pagi hari ini.
Hasil Cek Saldo KKS Mandiri via Livin
Pengecekan dilakukan pada Sabtu pagi pukul 05.58 WIB menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri, mengutip dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel.
Fokus pengecekan adalah pada KKS Merah Putih Digital keluaran tahun 2021 milik KPM yang berdomisili di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
“Ternyata sampai hari ini di tanggal 9 Mei itu masih belum cair ya teman-teman, baik PKH maupun BPNT tahap kedua tahun 2026 di KKS Bank Mandiri,” ujar laporan dalam kanal Arfan Saputra Channel saat memperlihatkan pengecekan saldo.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Sunda
Dalam tampilan aplikasi tersebut, terlihat saldo yang tersisa hanya sebesar Rp25.000. Jumlah ini merupakan sisa dari pencairan PKH Tahap 1 yang cair pada Februari 2026 lalu untuk kategori anak sekolah (SD) dan balita.
Sementara itu, untuk dana BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) periode sebelumnya sebesar Rp600.000 terpantau sudah ditarik seluruhnya oleh penerima. Hingga detik ini, belum ada transaksi masuk terbaru untuk alokasi bulan Mei 2026.
Para KPM diharapkan untuk tetap bersabar dan tidak terburu-buru datang ke ATM jika belum ada instruksi resmi atau pendamping sosial setempat.
Masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala secara mandiri melalui aplikasi cekbansos.kemensos.go.id atau mobile banking masing-masing agar efisiensi waktu.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga