RADAR BOGOR - Kabar gembira menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial atau bansos tahap dua di seluruh Indonesia.
Dikutip dari YouTube Info Bansos, Meskipun memasuki hari libur akhir pekan, pihak bank penyalur terpantau tetap aktif melakukan proses transfer dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 untuk periode April-Juni 2026.
1. Dasar Hukum dan Persentase Penyaluran
Percepatan ini merujuk pada surat resmi Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 1285/3/BS.01.00/5/2026 tertanggal 6 Mei 2026. Berdasarkan data terbaru:
• 73,8% KPM PKH telah diproses penyalurannya pada gelombang pertama ini.
• Sekitar 2,7 juta KPM lainnya masih menunggu antrean pada termin berikutnya atau sedang dalam tahap evaluasi kelayakan sistem.
• Status pada aplikasi SIKS-NG sebagian besar sudah menunjukkan SI (Standing Instruction), yang berarti perintah transfer dana dari pemerintah ke bank sudah diterbitkan.
2. Sebaran Wilayah Aktif Penyaluran (Update 10 Mei)
Berikut adalah rangkuman daerah yang terpantau sudah mulai menerima saldo masuk melalui berbagai bank penyalur:
• Bank BNI: Terpantau sangat aktif di wilayah Jawa Barat (Cirebon, Bandung, Bekasi, Depok), Jawa Tengah (Magelang, Klaten, Sragen, Semarang), hingga Jawa Timur (Surabaya, Malang, Pasuruan, Jember). Di luar Jawa, saldo sudah masuk di Deli Serdang, Kubu Raya, Maros, hingga seluruh wilayah DKI Jakarta.
• Bank BSI: Penyaluran masif terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh, mulai dari Banda Aceh hingga Sabang.
• Bank Mandiri dan BRI: Pencairan terpantau di beberapa titik seperti Kabupaten Bogor, Brebes, Garut (Mandiri), serta Tangerang, Cianjur, dan Lombok Timur (BRI).
"Penyaluran bansos tahap kedua ini resmi dimulai secara serentak bagi lebih dari 73 persen peserta PKH. Namun, penting bagi Bapak dan Ibu memahami meskipun instruksinya serentak, proses masuknya saldo atau 'top up' memiliki jeda waktu antarwilayah dan antar-rekening," ujar narator dalam YouTube Info Bansos.
Baca Juga: Baru Buka Langsung Ramai, Sate Taichan Mas Herman di Parung Bogor Sajikan Taichan dan Shabu Grill
"Jika di satu daerah sudah cair namun di daerah Anda belum, hal tersebut wajar karena proses transfer yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan guna menjaga kelancaran sistem perbankan," lanjutnya.
3. Progres Bantuan PIP dan Bantuan Pangan
Selain PKH dan BPNT, sektor bantuan lain juga menunjukkan progres yang signifikan:
• Program Indonesia Pintar (PIP): Memasuki fase ketiga termin pertama. Fokus distribusi bulan Mei ini diarahkan pada jenjang SMA, SMK, serta mahasiswa penerima KIP Kuliah setelah verifikasi data rampung.
Baca Juga: Gus Fawait Ambil Langkah Berani di Jember Supaya Bansos Tak Lagi Salah Sasaran
• Bansos Pangan (Beras dan Minyak Goreng): Pemerintah melalui Bapanas dan Bulog memperpanjang bantuan hingga Mei 2026.
Sebanyak 33,2 juta keluarga ditargetkan menerima 10 kg beras dan 1 liter minyak goreng untuk menjaga daya beli terhadap inflasi pangan.
4. Penyebab Bantuan Belum Masuk Rekening
Jika saldo Anda masih kosong, terdapat beberapa kemungkinan penyebab:
Baca Juga: Aksi Jujur Ini Bikin Salut, 1.300 Warga Kabupaten Solok Mundur dari Penerima Bansos
• Antrean Termin: Masuk dalam gelombang penyaluran berikutnya (Termin 2 atau 3).
• Kenaikan Desil Ekonomi: Terdeteksi sistem sudah mampu atau tidak lagi masuk kategori miskin/rentan.
• Status Pekerjaan: Adanya anggota keluarga dalam satu KK yang berstatus ASN, TNI, Polri, atau karyawan BUMN/BUMD.
• Graduasi Alami: Sudah tidak memiliki komponen PKH (misalnya anak sekolah sudah lulus).
Masyarakat disarankan untuk rutin mengecek saldo bansos secara mandiri, melalui aplikasi Mobile Banking untuk menghindari kerumunan di ATM.***
Editor : Asep Suhendar