Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair di Bank BNI BSI, Penerima Wajib Cek KKS Sekarang!

Kholikul Ihsan • Minggu, 10 Mei 2026 | 15:50 WIB
Ilustrasi pencairan saldo bansos PKH BPNT tahap 2. Foto: Instagram @pkhngawi
Ilustrasi pencairan saldo bansos PKH BPNT tahap 2. Foto: Instagram @pkhngawi
 
RADAR BOGOR - Per hari Minggu, 10 Mei 2026, saldo Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahap Kedua tahun 2026 mulai terpantau masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) khususnya bagi nasabah Bank BNI dan Bank BSI. 
 
Pencairan bansos PKH BPNT ini mencakup periode April, Mei, Juni, dan meskipun hari libur, KPM tetap dapat melakukan pengecekan atau penarikan melalui mesin ATM maupun agen bank. 
 
Namun, bagi pengguna Bank Mandiri dan BRI, bansos PKH BPNT belum terlihat masuk dan diimbau untuk bersabar serta cek secara berkala.
 
Baca Juga: El Clasico Barcelona vs Real Madrid Dini Hari Nanti, Blaugrana Selangkah Lagi Kunci Gelar La Liga
 
BNI dan BSI Dominasi, Mandiri dan BRI Masih Nihil
 
Melansir dari kanal YouTube DIARY BANSOS pada 10 Mei 2026, proses penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua tidak berhenti meski akhir pekan. 
 
“Hari ini tepatnya di hari Minggu, tanggal 10 Mei 2026, tidak sedikit KPM yang berhasil mencairkan saldo bantuan sosial PKH tahap kedua periode April, Mei, Juni di kartu KKS-nya. Meskipun hari libur, namun mesin ATM dan agen bank tetap melayani,” demikian dikutip dari informasi channel tersebut.
 
Baca Juga: Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mei 2026 Mulai Masuk ke Rekening KPM, Ini Daftar Bank yang Sudah Cair
 
KPM yang menggunakan kartu KKS dari Bank BNI dan BSI disarankan segera memeriksa saldo secara berkala. 
 
Sementara bagi pengguna Bank Mandiri dan BRI, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan saldo masuk. 
 
Batas Waktu Pencairan 30 Hari, KPM Tak Perlu Panik
 
Bagi KPM yang saldonya baru masuk hari ini, tidak perlu terburu-buru karena pemerintah memberikan tenggat waktu transaksi selama 30 hari. 
 
“Batas waktu proses pentransaksian yang dilakukan oleh para KPM adalah 30 hari terhitung sejak pertama kali saldo bantuan tersebut masuk ke rekening bansos,” jelas narator kanal DIARY BANSOS. 
 
Baca Juga: Meriah! Festival Budaya Nusantara XVII di Pakansari Bogor, Mahasiswa Vokasi IPB Tampilkan Budaya dari 22 Daerah
 
Untuk menghemat waktu dan energi, KPM sangat disarankan memanfaatkan layanan mobile banking (m-banking) guna mengecek saldo tanpa harus ke ATM. 
 
Data Tidak Sinkron Penyebab Gagal Cek Rekening 
 
Peringatan penting disampaikan bagi KPM yang selama ini mendapati status gagal cek rekening. Setelah ditelusuri di sistem SIKS-NG, penyebab utamanya adalah perbedaan data, terutama di bagian alamat, antara data Kementerian Sosial dan kependudukan (Dukcapil).
 
“Ketika kita coba padankan datanya dengan Dukcapil, itu datanya banyak yang silang, utamanya di bagian alamat,” ungkap saluran DIARY BANSOS.
 
Bagi KPM yang datanya sudah diperbarui, masih belum ada kepastian apakah akan tetap menerima bantuan di tahap ini. Masyarakat diimbau untuk berpikir positif dan terus mengikuti perkembangan resmi.
 
Baca Juga: Resep Sandwich Telur Creamy dan Gurih, Menu Sarapan Praktis yang Bikin Nagih
 
Selain PKH dan BPNT, Ada Bantuan Rp5 Juta untuk KPM PKH
 
Informasi lain yang tak kalah penting adalah adanya program bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta. 
 
Bantuan ini bernama PPSE (Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi) yang ditujukan khusus bagi KPM PKH yang sudah lama menerima bansos dan ingin memulai atau mengembangkan usaha.
 
Program ini diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang sudah lama menerima bantuan dan memiliki rintisan usaha, atau yang ingin memulai usaha. KPM dapat mengajukan usul untuk mendapatkan bantuan modal usaha tersebut.
 
Pastikan KPM rutin mengecek Kartu KKS secara berkala cukup 3 hingga 5 hari sekali untuk menghindari risiko kartu rusak, tertelan ATM, atau terblokir.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh