Penyaluran Bansos Tahap 2, KPM BPNT Berpotensi Terima Bantuan Jutaan Rupiah, Cek Kartu KKS Sesuai Bank Himbara
Mutia Tresna Syabania• Minggu, 10 Mei 2026 | 22:02 WIB
Ilustrasi pencairan bansos BPNT ke KPM melalui kartu KKS. Foto: YouTube Kemensos RI
RADAR BOGOR - Proses distribusi bantuan sosial (bansos) reguler pemerintah, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode April-Juni 2026, kini memasuki babak baru.
Dikutip dari Youtube Info Bansos, setelah sebelumnya didominasi oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), kini giliran bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai menunjukkan aktivitas pencairan bansos BPNT dan PKH yang signifikan.
Berdasarkan pantauan terkini per Mei 2026, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menggunakan kartu KKS dari Bank Negara Indonesia (BNI) mulai melaporkan adanya saldo bansos PKH BPNT yang masuk ke rekening penerima.
• Proses Bertahap: Penyaluran dana dari pusat ke rekening individu memerlukan waktu verifikasi teknis, sehingga tidak semua KPM mendapatkan saldo pada jam yang sama.
Fenomena menarik terjadi pada penyaluran Tahap 2 tahun ini, di mana sejumlah KPM BPNT murni melaporkan nominal saldo yang mencapai angka jutaan rupiah.
Hal ini bukanlah kesalahan sistem, melainkan adanya kebijakan Validasi by System.
Melalui mekanisme ini, pemerintah mengangkat sebagian KPM BPNT murni yang memiliki komponen (seperti anak sekolah, lansia, atau balita) untuk menjadi penerima PKH.
Dengan demikian, bantuan yang diterima merupakan akumulasi dari dana BPNT dan dana PKH sekaligus.
"Jangan kaget jika nanti ada beberapa KPM BPNT yang mendapati saldo di rekeningnya mencapai jutaan rupiah. Ini merupakan pencairan gabungan dari PKH dan BPNT. Memang ada beberapa penerima BPNT murni yang diangkat menjadi KPM PKH per tahap kedua ini melalui validasi by system," ujar narator dalam YouTube Info Bansos.
"Jika saldo yang cair di atas Rp600.000, itu berarti status Anda telah meningkat menjadi penerima bantuan PKH dan BPNT secara bersamaan," lanjutnya.
3. Prediksi untuk Bank BRI dan Mandiri
Setelah BNI menunjukkan progres, diprediksi kuat bahwa Bank BRI dan Bank Mandiri akan segera menyusul dalam waktu dekat.
Para pendamping sosial menyarankan agar KPM rutin memantau saldo secara berkala melalui layanan mobile banking untuk menghindari antrean panjang di mesin ATM.
Bagi masyarakat yang merasa berhak tapi belum pernah mendapatkan bansos, pemerintah tetap membuka kesempatan melalui: