RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, Setelah beberapa hari lalu Bank BSI (wilayah Aceh) mengawali penyaluran bantuan sosial reguler, per hari ini terpantau Bank BNI resmi menyusul sebagai bank penyalur kedua yang mulai mencairkan dana PKH dan BPNT Tahap 2 untuk periode April-Juni.
1. Kondisi Penyaluran Terkini
Meskipun status transaksi pada sistem sudah menunjukkan SI (Standing Instruction), proses pemindahbukuan dana ke rekening individu tetap dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, progres di lapangan menunjukkan:
• Bank BSI: Penyaluran masih berlangsung untuk wilayah Aceh (PKH dan BPNT).
• Bank BNI: Mulai menunjukkan pergerakan saldo masuk di berbagai wilayah.
• Bank BRI dan Mandiri: Belum terpantau laporan pencairan masif yang tervalidasi hingga detik ini.
2. Panduan Cek Saldo: Jangan Terburu-buru ke ATM
Untuk menghindari kekecewaan, para KPM disarankan melakukan langkah verifikasi mandiri sebelum berangkat menuju mesin ATM atau agen bank:
• Cek Website Resmi: Akses cekbansos.kemensos.go.id menggunakan NIK KTP.
• Verifikasi Periode: Pastikan keterangan pada kolom PKH atau Sembako sudah bertuliskan "April-Juni 2026".
Jika status masih menunjukkan periode Januari-Maret, besar kemungkinan dana Anda belum diproses oleh sistem perbankan.
• Pantau Desil: Ingat kembali aturan terbaru bantuan hanya diperuntukkan bagi keluarga dengan peringkat kesejahteraan (desil) 1 hingga 4. Jika desil naik menjadi 5 ke atas, bantuan secara otomatis akan dihentikan.
"Penting bagi KPM untuk memahami tidak semua yang sebelumnya menerima bantuan akan otomatis cair di tahap kedua ini. Banyak ditemukan kasus 'Gagal Cek Rekening', di mana bank penyalur gagal memadankan data kependudukan di DTKS dengan data di sistem perbankan," jelas narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tak Kunjung Cair? Cek SIKS-NG, Ini Solusi Jika Status Masih Januari-Maret
3. Solusi bagi Data yang Tidak Sinkron
Bagi KPM yang mengalami kendala "Gagal Cek Rekening", berikut adalah upaya yang bisa ditempuh:
• Lapor Pendamping: Temui pendamping PKH atau operator desa/kelurahan untuk memeriksa detail kesalahan di sistem SIKS-NG.
• Pemadanan Data: Minta bantuan petugas untuk memadankan data Anda dengan Dukcapil.
Pastikan seluruh kolom (alamat, RT/RW, nama anggota keluarga) sesuai dengan Kartu Keluarga terbaru.
• Tunggu Kebijakan Pusat: Setelah data dipadankan, kewenangan verifikasi ulang berada di tingkat pusat.
Pendamping hanya bisa membantu dalam hal administrasi data agar status menjadi "Padan Dukcapil".
Pencairan bansos Tahap 2 melalui Bank BNI merupakan sinyal positif bagi percepatan distribusi bantuan nasional.
Namun, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah termakan informasi hoaks.
Lakukan pengecekan secara berkala melalui layanan digital, atau aplikasi mobile banking masing-masing untuk memastikan bansos telah benar-benar diterima.***
Editor : Eli Kustiyawati