RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT alokasi Mei-Juni 2024 hingga 11 Mei 2024 masih menjadi perhatian banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan hasil pengecekan saldo kartu KKS di sejumlah wilayah, saldo bansos masih terpantau kosong atau belum ada dana yang masuk ke rekening penerima.
Kondisi ini terjadi pada beberapa bank penyalur seperti BNI, BRI, Mandiri, hingga BSI sehingga penyaluran bansos belum berlangsung secara merata.
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Senin, 11 Mei 2026, situasi tersebut membuat banyak KPM mulai mempertanyakan status pencairan bansos tahap terbaru.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan melalui pengecekan saldo dan informasi pendamping sosial, proses pencairan masih menunggu tahapan administrasi pada sistem SIKS-NG.
Karena itu, banyak penerima bantuan yang hingga saat ini belum menerima dana PKH maupun BPNT untuk alokasi Mei-Juni 2024.
Baca Juga: Bansos 11 Mei 2026: 7,3 Juta KPM Masuk Daftar Salur PKH Tahap 2, PIP SD-SMA Cair ke Rekening SimPel
Status Terbaru Pencairan PKH dan BPNT Mei-Juni 2024
Hasil pengecekan saldo kartu KKS menunjukkan bahwa sebagian besar rekening penerima masih berada di angka Rp0. Belum terdapat penyaluran bantuan secara menyeluruh kepada KPM di berbagai daerah.
Kondisi ini terjadi pada bank-bank penyalur bantuan sosial yang biasa digunakan penerima untuk mencairkan dana bantuan.
“Belum ada pencairan dana PKH maupun BPNT untuk tahap terbaru (Mei-Juni) secara merata di bank penyalur (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI),” ulas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Dalam proses penyaluran bansos, data penerima akan melalui tahapan verifikasi dan sinkronisasi di sistem SIKS-NG.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum dana dapat disalurkan ke rekening KPM. Karena itu, sebagian penerima masih menunggu perubahan status pencairan pada sistem pendataan bansos.
Penyebab Dana PKH dan BPNT Belum Masuk
Terdapat beberapa kendala yang kerap menyebabkan bantuan belum masuk ke rekening penerima. Salah satunya adalah ketidaksesuaian data antara DTKS dan data kependudukan Dukcapil.
Baca Juga: Penyaluran Bansos PKH BPNT Tahap 2 Masif di Bank BNI, Begini Kabar Pencairan Bantuan PIP Rp450 Ribu
Perbedaan data tersebut dapat membuat proses validasi bantuan menjadi tertunda.
Selain itu, perubahan status ekonomi yang terekam dalam sistem juga dapat memengaruhi proses pencairan bantuan sosial.
KPM yang merasa masih memenuhi syarat penerima bantuan disarankan untuk melakukan pengecekan status terbaru melalui pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Motor Matic Ludes Terbakar di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pendamping biasanya dapat membantu memeriksa apakah status bantuan sudah masuk tahap SPM atau masih dalam proses administrasi lainnya.
Langkah yang Bisa Dilakukan KPM Jika Saldo Masih Kosong
Bagi penerima bantuan yang belum mendapatkan pencairan dana, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan agar informasi yang diterima lebih jelas dan akurat.
Baca Juga: Motor Matic Ludes Terbakar di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Diduga Akibat Korsleting Listrik
• Menghubungi pendamping sosial desa atau kecamatan untuk mengecek status bantuan terbaru di aplikasi SIKS-NG.
• Memastikan data kependudukan seperti NIK dan KK sudah sesuai dengan data Dukcapil.
• Mengecek status bansos secara mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kemensos.
• Menggunakan fitur “Sanggah” pada aplikasi jika terdapat ketidaksesuaian data penerima bantuan.
Langkah-langkah tersebut penting dilakukan agar penerima dapat mengetahui penyebab bantuan belum cair serta memastikan data tetap aktif dalam sistem bansos nasional.
Tutorial Cek Saldo Bansos Lewat Mobile Banking
Pengecekan saldo bansos kini dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi mobile banking. Cara ini dinilai lebih praktis karena penerima tidak perlu datang langsung ke ATM hanya untuk memastikan apakah dana bantuan sudah masuk atau belum.
Penerima cukup membuka aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur yang digunakan, kemudian masuk ke menu informasi saldo rekening. Dari sana, KPM bisa memantau perubahan saldo secara berkala tanpa harus menunggu informasi dari pihak lain.
Selain lebih mudah, pengecekan melalui mobile banking juga membantu penerima mengurangi antrean di ATM maupun agen bank saat proses pencairan bantuan berlangsung.***
Editor : Asep Suhendar