RADAR BOGOR - Kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pengguna KKS Bank BNI.
Dilansir dari YouTube Anamovie, setelah Bank BSI lebih dulu menyalurkan bantuan, kini giliran Bank BNI yang mulai menyalurkan dana PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Daerah yang Sudah Menerima Pencairan
Sejumlah wilayah telah melaporkan masuknya dana bansos PKH dan BPNT tahap kedua, khususnya bagi KPM pengguna KKS Bank BNI dan Bank BSI.
Daerah-daerah tersebut meliputi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Bagi KPM yang berasal dari daerah-daerah tersebut, disarankan untuk segera mengecek saldo rekening masing-masing, baik melalui aplikasi mobile banking maupun mesin ATM.
Sementara itu, KPM pengguna KKS Bank BRI dan Bank Mandiri diminta bersabar karena pencairan di kedua bank tersebut masih dalam proses menyusul.
Urutan penyaluran dimulai dari BSI, kemudian BNI, lalu disusul bank penyalur lainnya.
Baca Juga: Info Bansos BPNT Mei Tahap 2 Tahun 2026: Jadwal Penyaluran, Cek Penerima Bantuan dan Saldo KKS
Saran Penting: Tarik Saldo Sampai Habis
KPM yang sudah menerima dana bansos diimbau untuk segera melakukan penarikan hingga 100 persen.
Jangan meninggalkan sisa saldo sekecil apapun, termasuk Rp50.000 atau Rp100.000, karena dana yang mengendap di rekening berpotensi ditarik kembali ke kas negara.
Ketentuan ini berlaku khusus bagi KPM pengguna KKS Bank BSI dan Bank BNI.
Bagi yang belum memiliki aplikasi mobile banking, pengecekan saldo bisa dilakukan melalui aplikasi SIKS-NG setiap tiga hari sekali atau seminggu sekali.
Jika sudah memiliki mobile banking, pengecekan bisa dilakukan setiap hari.
Bansos Beras dan Minyak Goreng Masih Disalurkan
Baca Juga: BNI Menyusul BSI Cairkan Bansos PKH Tahap 2 di 7 Provinsi, BRI dan Mandiri Masih Harap Bersabar
Selain PKH dan BPNT, bansos beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga masih dalam tahap penyaluran.
Meskipun seharusnya sudah disalurkan sejak bulan Ramadan, penyalurannya masih terus berlangsung dengan batas akhir di akhir bulan Mei 2026.
Ada daerah yang sudah menerima, ada pula yang masih menunggu.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Akhirnya Cair Lagi Mei 2026, Sejumlah Wilayah Sudah Terima Dana Bantuan
Bansos Atensi Yatim Piatu (YAPI) juga sedang dalam proses penyaluran secara bertahap di setiap daerah, tergantung kesiapan data dari pemerintah.
Kenapa Bansos Bisa Tidak Cair?
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan KPM terkait penyebab bansos tidak cair:
Data tidak sinkron menjadi penyebab paling umum. Kesalahan penulisan nama, tempat, atau tanggal lahir antara data di Dukcapil dengan data bank harus segera diperbaiki karena sangat berpengaruh terhadap kelancaran pencairan.
KPM yang mengalami perubahan data keluarga seperti pindah tempat tinggal, ada anggota keluarga yang meninggal, ada anggota keluarga baru, atau perubahan status pernikahan, wajib melapor ke petugas agar data segera dimutakhirkan.
Kesalahan input data oleh petugas juga bisa menjadi penyebab. KPM disarankan mengkonfirmasi kebenaran data yang diinput ke pusat dengan menghubungi pendamping atau petugas di kantor desa atau kelurahan setempat.
Soal status kelayakan, pemerintah saat ini memprioritaskan KPM yang berada di desil 1 hingga desil 4.
Perlu diluruskan bahwa informasi yang menyebut desil 3 dan 4 tidak mendapat bansos adalah tidak benar.
Pemerintah tetap menyasar desil 1 hingga 4, dengan prioritas dimulai dari desil terbawah.
Baca Juga: 7 Juta Lebih KPM Telah Terima Bansos PKH Tahap 2, Kategori Ini Dapat Bantuan Dobel hingga Rp2,1 Juta
KPM yang memiliki anggota keluarga berstatus ASN, TNI, atau Polri juga berpotensi dicabut bansosnya.
Disarankan untuk memisahkan kartu keluarga agar tidak mempengaruhi status kepesertaan.***
Editor : Eli Kustiyawati