RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan Mei 2026, arus pencairan bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, Berdasarkan data terbaru, pihak perbankan Himbara tetap melakukan proses pemindahbukuan dana secara intensif ununtuk mengejar target penyaluran bansos alokasi April–Juni 2026.
1. Status Penyaluran Nasional
Baca Juga: Hasil Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 Hari Ini 12 Mei 2026: Berikut Update Terbaru KKS Bank Mandiri
Data dari sistem SIKS-NG menunjukkan, Kementerian Sosial telah menginstruksikan bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) untuk menuntaskan proses bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah berstatus SI (Standing Instruction).
Secara nasional, persentase penyaluran PKH Tahap 2 telah menyentuh angka 73,8%.
Hal ini berarti lebih dari 7 juta KPM seharusnya sudah mendapati saldo masuk di rekening penerima.
Baca Juga: Daftar Daerah Cair PKH dan BPNT Tahap 2 Bertambah! Cek Wilayah Anda Sebelum ke ATM
Sementara itu, sekitar 26% sisanya diprediksi akan masuk dalam antrean termin kedua atau ketiga pada pekan ini.
2. Sebaran Wilayah Pencairan Berdasarkan Bank Penyalur
• Dominasi Bank BRI
Bank BRI terpantau melakukan percepatan luar biasa di berbagai wilayah, mulai dari Indonesia Timur hingga Jawa:
Indonesia Timur & Tengah: Merauke, Mimika, Raja Ampat, Sorong, Asmat, hingga Mahakam Ulu.
Jawa dan Sumatera: Seluruh wilayah DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Karawang, Ciamis, hingga Lampung Timur dan Deli Serdang.
• Performa Stabil Bank BNI
Bank BNI juga terus menyalurkan bantuan secara konsisten di wilayah-wilayah berikut:
Baca Juga: Bansos Berbasis AI 2026, Strategi Baru Pemerintah Cetak Masyarakat Mandiri Ekonomi
Jawa dan Bali: Surakarta, Malang, Yogyakarta, Pasuruan, Cirebon, hingga Kabupaten Jembrana dan Tabanan.
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi: Binjai, Lubuk Linggau, Tarakan, Bontang, Sigi, hingga Kota Jayapura dan Manokwari.
• Update Bank Mandiri
Berbeda dengan BRI dan BNI, penyaluran melalui Bank Mandiri terpantau belum merata secara masif.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Digitalisasi Bantuan Sosial, Target Kemiskinan di Bawah 5 Persen pada 2029
Laporan pencairan baru diterima di beberapa titik terbatas seperti Tangerang, Jakarta Timur, Batam, dan Teluk Bintuni.
"Bagi keluarga penerima manfaat yang bantuannya belum kunjung cair, sangat disarankan untuk segera berkoordinasi dengan pendamping PKH setempat guna mengecek status pada aplikasi SIKS-NG. Perlu diwaspadai adanya status 'Gagal Cek Rekening' yang umumnya dipicu oleh ketidaksesuaian antara data perbankan dengan data kependudukan atau DTKS," kata narator dalam YouTube Info Bansos.
3. Faktor Penghentian Bantuan Secara Otomatis
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Selasa 12 Mei 2026: Kabar Terbaru KKS BRI, Mandiri, BNI dan BSI
Penerima manfaat perlu memahami bahwa sistem kepesertaan bersifat dinamis. Bantuan dapat terhenti secara otomatis apabila:
• Peningkatan Ekonomi: KPM dianggap sudah naik ke Desil 5 ke atas (sejahtera).
• Data Pekerjaan: Terdapat anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK) yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan upah di atas UMR/UMP.
Baca Juga: Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 per 12 Mei 2026, Pemegang KKS Mandiri dan BRI Masih Harus Bersabar
Per 12 Mei 2026, proses penyaluran bansos Tahap 2 tengah berada pada puncaknya.
KPM bansos yang masuk dalam daftar salur termin awal diharapkan segera melakukan penarikan, sementara KPM yang belum cair diharapkan bersabar menunggu proses verifikasi data pada termin berikutnya.***
Editor : Eli Kustiyawati