Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mei 2026 Bergerak Lagi, KPM dengan Rekening Bermasalah Kini Mulai Diproses

Ira Yulia Erfina • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:20 WIB
 Ilustrasi penyaluran bansos reguler. (Foto: Instagram @kalurahan_sendangtirto)
Ilustrasi penyaluran bansos reguler. (Foto: Instagram @kalurahan_sendangtirto)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026 terus berjalan di berbagai daerah hingga 12 Mei 2026. 

Perkembangan pencairan menunjukkan adanya perbedaan progres antar bank penyalur KKS, sementara sebagian KPM mulai menerima kabar terbaru terkait perubahan status rekening yang sebelumnya mengalami kendala.

Berdasarkan perkembangan terbaru yang dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Selasa, 12 Mei 2026, penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di seluruh bank penyalur. 

Baca Juga: Bansos PIP Rp450 Ribu Mulai Cair, Khusus Anak Sekolah Kelas Berjalan di Daerah Ini Jadi Prioritas

Beberapa wilayah sudah melaporkan adanya saldo masuk, sedangkan wilayah lain masih menunggu proses lanjutan.

Progres Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Berdasarkan Bank Penyalur

Perkembangan pencairan bansos menunjukkan bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BNI menjadi bank yang lebih aktif dalam proses penyaluran pada pertengahan Mei 2026.

Baca Juga: SMAN 4 Cibinong Bogor Nonaktifkan Oknum Guru BK Imbas Kasus Dugaan Pelecehan Terhadap Siswi

Untuk Bank BSI, penyaluran PKH Tahap 2 dilaporkan telah mencapai sekitar 20 persen dan masih terus berjalan. Sementara itu, bantuan BPNT atau sembako di bank yang sama sudah tersalurkan sekitar 17 persen.

“pada Bank BSI, PKH kurang lebih sudah tersalurkan 20 persen statusnya ini sedang berjalan, kemudian untuk sembako atau BPNT sejauh ini kurang lebih sudah tersalurkan sebanyak 17 persen,” ujar narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Di sisi lain, Bank BNI mencatat progres penyaluran PKH yang lebih tinggi, yakni sekitar 25 persen. Pencairan di bank ini terpantau cukup aktif pada tanggal 12 Mei 2026. Namun hingga saat ini, bantuan BPNT melalui BNI belum terpantau mengalami pencairan.

Baca Juga: Rekomendasi Toko Emas Tepercaya, Raja Emas Indonesia

Sementara itu, proses penyaluran melalui Bank BRI dan Bank Mandiri masih belum terlihat berjalan untuk bantuan PKH maupun BPNT Tahap 2. Belum ada laporan pencairan yang terpantau dari kedua bank tersebut pada periode yang sama.

Perbedaan progres ini membuat sebagian KPM sudah menerima bantuan, sedangkan sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran berikutnya sesuai tahapan masing-masing wilayah dan bank penyalur.

Bantuan PIP Mulai Cair untuk Siswa SD, SMP, dan SMA

Selain perkembangan bansos reguler, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan untuk siswa kategori kelas berjalan di jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Baca Juga: Kabar Gembira, 470 Ribu Orang Jadi Penerima Baru Bansos Tahap 2, Cek Jadwal Pencairan PKH BPNT di 4 Bank Himbara

Pencairan tersebut ditandai dengan adanya saldo masuk sebesar Rp450.000 pada sejumlah penerima. Laporan pencairan paling banyak berasal dari wilayah Aceh yang menggunakan layanan Bank BSI.

Bantuan PIP ini ditujukan bagi siswa aktif yang masih berada di kelas berjalan dan bukan peserta didik kelas akhir. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai proses masing-masing bank dan wilayah.

Status “Gagal Cek Rekening” Mulai Mengalami Perubahan

Kabar lain yang menjadi perhatian banyak KPM adalah perubahan status rekening bagi penerima yang sebelumnya mengalami kendala “Gagal Cek Rekening”, khususnya pada rekening penyaluran Bank BNI.

Baca Juga: Yantie Rachim Monitoring Posyandu 6 SPM di Kota Bogor, Tindaklanjuti Aduan Warga

Sejumlah data di aplikasi SIKS-NG menunjukkan bahwa beberapa KPM yang sebelumnya berstatus gagal kini berubah menjadi “Berhasil Cek Rekening”. Perubahan status tersebut menandakan bahwa rekening penerima sudah berhasil diverifikasi dalam proses pengecekan data.

Dengan adanya perubahan tersebut, bantuan sosial untuk KPM terkait masih masuk dalam proses penyaluran dan tidak termasuk data yang terhapus dari daftar penerima.

Meski demikian, proses pencairannya dapat berjalan lebih lambat dibanding penerima yang statusnya sudah masuk tahap lanjutan seperti SPM atau SI.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh