RADAR BOGOR - Program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua tahun 2026 mulai menunjukkan progres pencairan di berbagai daerah.
Dilansir dari kanal YouTube YouTube Pendamping Sosial, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan sudah menerima saldo bantuan melalui kartu KKS dari beberapa bank penyalur sejak dua hari terakhir.
Pencairan bansos PKH kali ini menjadi perhatian masyarakat karena prosesnya berlangsung bertahap dan tidak serentak.
Banyak penerima yang sudah mendapatkan bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses masuk saldo ke rekening KKS masing-masing.
Berdasarkan laporan terbaru per 12 Mei 2026, pencairan PKH sudah mulai dirasakan oleh pemegang KKS Bank BSI, khususnya di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Para penerima mengaku saldo bantuan mulai masuk secara bertahap sejak beberapa hari lalu.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak panik apabila bantuan belum masuk.
Pemerintah menegaskan proses penyaluran memang dilakukan bertahap sesuai kesiapan sistem dan sinkronisasi data penerima.
Kalau ada yang sudah cair dan ada yang belum, itu masih wajar karena penyaluran memang dilakukan secara bertahap.
Menariknya, pada pencairan tahap kedua kali ini Bank BNI justru menjadi salah satu bank penyalur tercepat.
Biasanya pencairan melalui Bank BNI dikenal lebih lambat dibanding bank lainnya, namun kini sejumlah penerima PKH pemegang KKS BNI sudah melaporkan saldo masuk.
Sementara itu, pemegang KKS Bank BRI dan Bank Mandiri masih menunggu proses pencairan.
Meski belum ada laporan saldo masuk, status bantuan pada aplikasi monitoring perbankan diketahui sudah berubah menjadi SI atau Standing Instruction.
Status SI menandakan bantuan sudah masuk tahap proses transfer dan tinggal menunggu waktu hingga saldo benar-benar masuk ke rekening penerima.
Jika melihat pola pencairan tahap sebelumnya, bantuan biasanya mulai masuk pada malam hari hingga dini hari.
Karena itu, para penerima manfaat disarankan rutin mengecek saldo KKS, terutama bagi yang memiliki layanan mobile banking.
Baca Juga: BPNT Tahap 2 Mulai Cair di Bank Mandiri! 39 Kabupaten Kota Sudah Dapat, Cek KKS Anda Sekarang Juga
Di sisi lain, pemerintah juga mengumumkan adanya penambahan penerima baru PKH pada triwulan kedua tahun 2026.
Lebih dari 470 ribu keluarga baru resmi masuk sebagai penerima bantuan sosial tahun ini.
Penambahan tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik dan pemerintah daerah.
Adanya penerima baru ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar layak namun sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan.
Pemerintah juga kembali mengingatkan nominal bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima.
Untuk ibu hamil dan balita, bantuan mencapai Rp3 juta per tahun atau sekitar Rp750 ribu setiap tahap pencairan.
Sementara anak SD menerima Rp900 ribu per tahun, anak SMP Rp1,5 juta, anak SMA Rp2 juta, sedangkan lansia dan penyandang disabilitas memperoleh Rp2,4 juta per tahun.
Namun demikian, masih ada sebagian KPM yang mengalami kendala saat pengecekan rekening. Beberapa penerima menemukan status “gagal cek rekening” sehingga bantuan belum masuk.
Kondisi tersebut umumnya disebabkan proses sinkronisasi data yang masih berjalan atau verifikasi rekening bank yang belum selesai.
Pemerintah memastikan bantuan tetap berpotensi cair, meski kemungkinan masuk pada termin susulan.
Selain itu, faktor penyaluran yang belum merata di setiap wilayah juga menjadi penyebab keterlambatan pencairan bantuan sosial PKH tahap kedua tahun 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati