RADAR BOGOR - Proses distribusi bantuan sosial (bansos) reguler pemerintah untuk Tahap 2 kini tengah memasuki fase krusial.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, terpantau adanya dinamika signifikan dalam persentase penyaluran bansos di berbagai bank penyalur serta perkembangan teknis data penerima manfaat.
1. Rincian Persentase Penyaluran Bansos di Empat Bank Utama
Berdasarkan rangkuman data per hari ini, proses pengisian saldo atau top up ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menunjukkan angka yang bervariasi antar lembaga perbankan:
• Bank BSI: Telah menyalurkan sekitar 20% untuk bantuan PKH dan 17 persen untuk bantuan sembako atau BPNT.
• Bank BNI: Fokus utama masih pada bantuan PKH yang telah terealisasi sebanyak 25 persen, sementara bantuan sembako terpantau belum berjalan.
• Bank BRI dan Bank Mandiri: Hingga laporan ini disusun, status penyaluran untuk kedua bank ini masih belum berjalan atau belum ada laporan saldo masuk yang diterima secara resmi dari KPM.
2. Kelanjutan Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bantuan reguler, bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SD hingga SMA kelas berjalan juga terpantau mulai cair.
Saldo sebesar Rp450.000 dilaporkan telah masuk ke rekening siswa kelas berjalan (bukan kelas akhir).
Saat ini, laporan pencairan PIP yang paling aktif berasal dari wilayah Aceh melalui Bank BSI.
"Bagi para keluarga penerima manfaat yang sebelumnya sempat merasa khawatir akibat status gagal cek rekening di sistem, hari ini terdapat kabar yang cukup melegakan. Berdasarkan pantauan pada sistem SIKS-NG, status beberapa KPM kini telah mulai berubah menjadi berhasil cek rekening secara otomatis, meskipun nominal pastinya belum tertera," ungkap narator dalam YouTube Cek Bansos.
3. Solusi bagi KPM yang Belum Cair
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang mengingat proses transfer dana dilakukan secara bertahap dan berkala. Jika bantuan Anda belum masuk, beberapa langkah yang bisa diambil adalah:
• Cek Status Mandiri: Pantau berkala melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos.
• Gunakan Perbankan Digital: Manfaatkan aplikasi mobile banking untuk menghindari pengecekan fisik yang terlalu sering di mesin ATM.
• Koordinasi: Hubungi pendamping sosial atau operator DTKS di tingkat desa/kecamatan jika status rekening masih bermasalah.
Bank BNI dan BSI masih menjadi motor utama penyaluran bantuan sosial.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Cair di 40 Wilayah, Ternyata Ini Perbedaan Penyaluran di 4 Bank Himbara
Sementara itu, perubahan status dari "gagal" menjadi "berhasil" cek rekening memberikan harapan baru bagi KPM yang sempat tertunda bantuannya.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi valid,agar proses penerimaan hak sosial bansos ini dapat berjalan lancar.***
Editor : Asep Suhendar