Dua bantuan ini sekaligus sudah masuk ke rekening pemegang kartu KKS dari Bank Mandiri dan Bank BSI.
Yang lebih menggembirakan, Kementerian Sosial melalui Pusdatin memberikan titik terang bagi KPM dengan status Gagal Cek Rekening yang selama ini membuat bantuan tersendat.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 10 Kota Baru, Tangerang Salah Satu Prioritas, Lahan 5 Hektare Sudah Disiapkan
Dua Bank Sudah Cair Lengkap, BNI Masih Sebagian, BRI Belum Bergerak
Melansir dari channel YouTube CEK BANSOS, berdasarkan pantauan channel hingga pagi ini tanggal 14 Mei 2026, pola pencairan PKH tahap kedua terpantau sebagai berikut:
- Bank Mandiri dan Bank BSI: Sudah menyalurkan PKH dan BPNT secara lengkap.
- Bank BNI: Baru menyalurkan PKH, untuk BPNT masih belum terpantau.
- Bank BRI: PKH maupun BPNT belum ada laporan pencairan.
“Alhamdulillah setelah kemarin BPNT-nya tercairkan, di pagi hari ini kembali kita mengabarkan bahwasanya PKH tahap kedua di salah satu bank penyalur berarti sudah ada dua bank yang menyalurkan bantuan secara lengkap. Bank BSI menyalurkan PKH dan BPNT, Bank Mandiri sudah menyalurkan bantuan PKH dan BPNT,” ungkap narator kanal CEK BANSOS.
Baca Juga: KPM Bogor Sudah Cairkan Bansos PKH Bagi Komponen Ini, Cek Status Terbaru di SIKS-NG Per 14 Mei 2026
Testimoni KPM dari Berbagai Daerah, Saldo Bervariasi per Komponen
Sejumlah KPM sudah mengabarkan bukti pencairan dengan nominal yang bervariasi sesuai komponen PKH:
- Rp975.000 untuk komponen tertentu.
- Rp225.000 per anak SD, Rp450.000 untuk dua anak SD.
- Rp750.000 untuk komponen anak balita.
- Rp1.200.000 untuk kombinasi balita dan SMA.
Baca Juga: KPM Bogor Sudah Cairkan Bansos PKH Bagi Komponen Ini, Cek Status Terbaru di SIKS-NG Per 14 Mei 2026
Wilayah yang sudah melaporkan adanya pencairan meliputi Kabupaten Soppeng, Wajo, Luwu Timur, Gorontalo Utara, Maluku Tenggara, Sukamara, Pulang Pisau, Banggai, Toli-Toli, Sumenep, Kota Kediri, Pandeglang, Serang, Cilegon, Bogor, Ciamis, Cilacap, Banyumas, hingga Jember Jawa Timur.
“Rp975.000 setelah kemarin BPNT-nya tercairkan hari ini ada rezeki lagi silahkan ibu-ibu sudah bisa melakukan pengecekan semoga ada rezekinya,” dikutip dari laporan kanal CEK BANSOS.
Titik Terang dari Kemensos untuk KPM Gagal Cek Rekening
Inilah informasi paling dinantikan. Kementerian Sosial melalui Pusdatin menyatakan bahwa sebagian besar data KPM dengan status Gagal Cek Rekening di SIKS-NG sudah diperbaiki bersama pihak bank.
Hal ini mengakibatkan periode salur yang tadinya masih Januari-Februari-Maret akan segera berubah menjadi April-Mei-Juni.
Bagi KPM yang tidak mengubah data Dukcapil dan tidak mengganti kartu KK, tetapi statusnya gagal cek rekening di tahap kedua, dipastikan akan segera diperbaiki secara sistem.
Status akan berubah menjadi Berhasil Cek Rekening, kemudian SPM, SI, dan bantuan akan kembali tersalurkan.
“Kalian yang merasa data Dukcapil tidak dirubah sama sekali, tahap satu cair bantuannya tapi tahap dua gagal cek rekening, insyaallah ke depan akan di-update kembali oleh pihak Pusdatin karena ada kesalahan sistem DTKS,” jelas channel CEK BANSOS.
Pencairan dilakukan secara bertahap. Jika hari ini belum ada saldo, jangan berkecil hati. Lakukan pengecekan esok hari mengingat waktu pencairan masih panjang.
Yang sudah kebagian rezeki, disarankan untuk menarik saldo bansos 100 persen karena saldo mengendap dikhawatirkan dapat menghambat penyaluran tahap berikutnya.***