RADAR BOGOR – Pemerintah terus menggelontorkan bantuan sosial (bansos) di pertengahan Mei 2026 ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kanal YouTube Anamovie, pada Kamis, 14 Mei 2026, terdapat 9 daerah yang disarankan untuk mengecek kartu KKS masing-masing bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang statusnya sudah Standing Instruction (SI) di aplikasi SIKS-NG.
Namun, KPM diingatkan untuk tidak mengecek jika statusnya baru SPM atau Berhasil Cek Rekening karena saldo dipastikan masih kosong.
9 Daerah Diminta Cek KKS Hari Ini
Berdasarkan pantauan perkembangan penyaluran bansos, berikut 9 daerah yang disarankan melakukan pengecekan saldo di kartu KKS hari ini bagi KPM dengan status SI (Standing Instruction):
- Pesawaran, Lampung
- Tapanuli Utara, Sumatra Utara
- Garut, Jawa Barat
- Tuban, Jawa Timur
- Batubara, Sumatra Utara
- Barito Timur, Kalimantan Tengah
- Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah
- Kotabaru, Kalimantan Selatan
"Bagi KPM yang sudah SI di aplikasi SIKS-NG, untuk hari ini silakan dicek. Siapa tahu sudah ada saldo yang masuk karena tidak ada laporan resmi mengenai data bayar," ulas narator kanal Anamovie.
Jangan Cek jika Status Masih SPM atau Berhasil Cek Rekening
KPM perlu memahami perbedaan status di SIKS-NG. Jika status baru SPM (Surat Perintah Membayar) atau Berhasil Cek Rekening, dipastikan saldo belum ada karena dana belum masuk ke kartu KKS. KPM disarankan menunggu hingga status berubah menjadi SI (Standing Instruction), baru kemudian melakukan pengecekan.
Kartu KKS Tidak Boleh untuk Menabung
Peringatan tegas disampaikan kepada seluruh KPM: kartu KKS tidak diperbolehkan digunakan untuk menabung. Begitu saldo masuk, wajib ditarik seluruhnya tanpa sisa.
Penyebab Bansos Tidak Cair
Ada sejumlah faktor yang menyebabkan bansos KPM tidak cair hingga saat ini:
Baca Juga: Bansos Cair Double di KKS Mandiri Hari Ini, PKH Rp1,5 Juta dan BPNT Rp600.000 Masuk Bersamaan
- Data tidak sinkron, tidak mutakhir, atau salah input (nama, tempat, tanggal lahir).
- Ada pembaruan data; KPM lama diganti dengan yang baru.
- Status kelayakan berubah karena desil terlalu tinggi (5–10).
- Ada anggota keluarga yang terdaftar sebagai ASN, TNI, atau Polri.
- KPM sudah dikeluarkan dari sistem (exclude) di SIKS-NG untuk tahap 2.
Baca Juga: Bansos Cair Double di KKS Mandiri Hari Ini, PKH Rp1,5 Juta dan BPNT Rp600.000 Masuk Bersamaan
Bagi KPM yang kondisi ekonominya sudah meningkat, disarankan melakukan graduasi mandiri.
Jika masih layak tetapi desil tinggi, ajukan penurunan desil melalui kantor desa atau kelurahan setempat.***
Editor : Eli Kustiyawati