RADAR BOGOR - Berita gembira soal pencairan BPNT dan PKH tahap kedua tahun anggaran 2026 di tengah bulan Mei ini ternyata dibarengi dengan kabar mengkhawatirkan.
Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bansos mereka di KKS Merah Putih tidak bisa ditarik seluruhnya karena status terblokir di sistem perbankan.
Dari bukti-bukti yang beredar di media sosial dan grup informasi bansos, nasabah Bank Mandiri misalnya mendapatkan saldo masuk Rp725.000 namun hanya Rp125.000 yang bisa digunakan.
Artinya, Rp600.000 terblokir. Bahkan ada laporan dari Bank BNI dan BRI yang mengalami hal serupa, dengan saldo terblokir mencapai Rp453.000.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT yang Masih Kosong dan Periode Belum Berubah Segera Cair, Ini Kata Kemensos
Penyebab Utama Saldo Bansos Terblokir
Melansir dari kanal YouTube Klik Bansos, fenomena ini bukanlah kesalahan permanen atau pencabutan bantuan, melainkan masalah teknis pada sinkronisasi sistem bank dengan data dari Kementerian Sosial.
Proses pencairan bansos seperti PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap dalam jumlah besar. Ketika dana sudah masuk ke sistem bank namun belum sepenuhnya terverifikasi ke rekening aktif, statusnya sementara menjadi terblokir.
“Untuk saldo masuk ke KKS dan sebagian terblokir adalah hal yang umum terjadi, terutama pada pencairan di bulan Mei 2026 ini. Dan ini umumnya terjadi karena adanya sinkronisasi sistem bank atau proses batch dana sudah masuk ke sistem bank misalnya Mandiri, BRI, atau BNI tetapi belum masuk ke rekening saldo aktif secara penuh,” demikian penjelasan dari narator channel Klik Bansos.
Solusi Mudah Jika Saldo KKS Terblokir
Bagi KPM yang panik melihat saldo bansos tidak bisa ditarik, tetaplah tenang. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan:
- Tunggu 1 hingga 3 hari. Biasanya saldo akan kembali aktif secara otomatis setelah proses sinkronisasi selesai.
- Jika lebih dari 3 hari masih terblokir, segera hubungi pendamping PKH di desa atau kelurahan setempat.
- Alternatif lain, datang langsung ke bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI) untuk meminta konfirmasi resmi.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Mulai Cair di Sejumlah Daerah, KPM Diminta Cek Status SI di Aplikasi Sekarang
“Silakan tunggu 1 sampai 3 hari. Biasanya saldo tersebut akan kembali aktif dan bisa dicairkan. Namun jika dalam waktu lama saldo tersebut tidak aktif atau tidak bisa dicairkan, silakan hubungi pendamping PKH kalian atau kalian bisa langsung ke bank-bank penyalur,” imbuh saluran Klik Bansos.
Update Pencairan PKH dan BPNT per 15 Mei 2026
Selain masalah teknis, ada kabar baik untuk beberapa bank penyalur. Berikut rincian pencairan per hari ini, Jumat 15 Mei 2026:
- Bank BNI: Pencairan PKH tahap kedua masih berlangsung. Namun untuk BPNT, belum ada informasi pencairan hingga hari ini.
- Bank Mandiri: Pencairan terus berjalan, dimulai dari BPNT kemudian menyusul PKH tahap kedua di berbagai daerah.
- Bank BRI: Hati-hati jangan salah! Struk pencairan yang bertebaran di BRI saat ini adalah untuk bantuan program pendidikan, bukan untuk PKH atau BPNT. Kedua bansos ini via BRI belum ada jadwal cair resmi.
Baca Juga: Cuma Pakai NIK KTP, Begini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP Tanpa Ribet
Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair
Di tengah kekhawatiran saldo terblokir, pemerintah juga menggelontorkan bantuan tambahan pangan berupa beras 20 kilogram plus minyak goreng 4 liter di berbagai daerah.
KPM yang sudah menerima surat undangan diminta segera mengambil bantuan tersebut. Jangan menunda karena jika dalam waktu 5 hari tidak diambil, bantuan akan dipindah tangankan ke penerima lain yang lebih membutuhkan.
Tetap semangat, pantau terus saldo secara berkala, dan jangan lupa untuk segera mengambil bantuan beras serta minyak goreng jika sudah mendapat undangan.***
Editor : Eli Kustiyawati