RADAR BOGOR - Kabar penting bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT. Di tengah gembiranya pencairan bansos tahap 2 yang mencapai Rp3,2 juta per KPM, Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil tindakan tegas.
Sebanyak 11.000 KPM dicoret dari daftar penerima bantuan sosial karena terbukti menggunakan dana bansos untuk game online terlarang, melansir dari kanal YouTube LISVIKA CHANNEL.
Ini adalah peringatan keras bagi seluruh penerima agar memanfaatkan bansos tahap dua tahun 2026 dengan bijak.
Baca Juga: 7 Juta KPM Sudah Cair, Update Saldo KKS BRI-Mandiri Hari Ini untuk Bansos PKH dan BPNT Tahap 2
“Kementerian Sosial sudah mengeluarkan penerima bantuan sosial sebanyak 11.000 KPM ketahuan menggunakan dana bantuan sosialnya untuk game online terlarang,” ungkap narator saluran LISVIKA CHANNEL.
Jadi bagi KPM yang masih aktif, harap berhati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan dana bantuan sosial anda sesuai ketentuan yang berlaku dari Kemensos.
Pencairan Masih Berlangsung hingga Juni 2026
Bagi KPM yang masih menunggu dan belum menerima bantuan. Proses pencairan PKH dan BPNT tahap 2 ini dilakukan secara bertahap dan akan terus berlangsung hingga akhir Juni 2026.
Baca Juga: Jelang Puncaknya, Begini Laporan Kondisi Terkini Kesehatan Para Jamaah Haji Asal Kota Bogor
Pemerintah memastikan bahwa semua KKS (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) sudah mulai menyalurkan bantuan. Hanya saja, karena sistem pencairan bertahap, tidak semua KPM bisa menerima di waktu yang bersamaan.
“Proses pencairan bantuan ini masih akan tetap berlangsung hingga bulan Juni 2026 nanti,” imbuh kanal LISVIKA CHANNEL.
KPM Baru Mulai Masuk, KPM Lama Digraduasi dengan Modal Usaha
Kabar gembira lainnya datang bagi KPM baru. Di bulan Mei 2026 ini, ada sejumlah KPM baru yang mulai menerima bantuan PKH dan BPNT untuk pertama kalinya. Mereka menggantikan posisi KPM lama yang telah digraduasi.
Baca Juga: Layanan Cabut Gigi di Damessa, Bikin Mulut Lebih Nyaman Kembali
KPM lama yang dimaksud adalah mereka yang masih memiliki usia produktif dan memilih keluar dari program bansos secara sukarela.
Sebagai apresiasi, pemerintah memberikan modal usaha kepada KPM yang digraduasi tersebut. Selain itu, KPM yang meninggal dunia juga otomatis digantikan oleh penerima baru.
Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT
Bagi KPM yang ingin mengetahui status penerimaan bansos, Kemensos menyediakan situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Baca Juga: Rencana Jalan Berbayar di Jawa Barat Disorot, Pengamat Asal Bogor: Dasar Hukumnya Belum Jelas
Cukup masukkan NIK KTP dan kode verifikasi, maka akan muncul informasi nama, desil kesejahteraan, status penerimaan, serta periode penyaluran bansos.
Pastikan periode salur sudah berubah menjadi April-Mei-Juni 2026 sebagai tanda bahwa Anda terdaftar sebagai penerima bansos tahap 2.
Cara Cek Saldo via Mobile Banking
Agar lebih praktis, KPM disarankan menggunakan mobile banking masing-masing bank:
Baca Juga: Daftar Warteg Favorit di Sukaraja Bogor, Ada yang Buka 24 Jam dan Ramai Diburu Warga
- KKS BRI: Aplikasi BRImo
- KKS BNI: Aplikasi Wondr by BNI
- KKS Mandiri: Aplikasi Livin' by Mandiri
- KKS BSI: Aplikasi BSI Mobile
Dengan mobile banking, pengecekan saldo bisa dilakukan kapan saja tanpa harus bolak-balik ke ATM dan tentunya lebih efisien.***