RADAR BOGOR - Kabar yang dinanti-nantikan oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI akhirnya terwujud.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, Mengikuti jejak bank penyalur Himbara lainnya, Bank BRI terpantau mulai melakukan transfer dana bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 alokasi April-Juni 2026 secara masif.
Pencairan ini memperkuat pola penyaluran Bank BRI yang dinilai sering kali melakukan pemindahan bukuan dana bansos pada malam hari, khususnya pada rentang pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB.
1. Sebaran Wilayah yang Terkonfirmasi Cair
Berdasarkan validasi bukti transaksi penarikan tunai dan struk dari para KPM di lapangan, berikut adalah daftar daerah yang telah mengonfirmasi masuknya saldo PKH Bank BRI:
• Pulau Jawa: Tangerang (Banten), Rajegh, Cianjur (Cibeber), dan Purbalingga.
• Pulau Sumatera: Kabupaten Asahan (Sumatera Utara), Lahat (Kikim Timur), Palembang (Seberang Ulu 1, Sako), dan Palembang secara umum.
• Wilayah Lainnya: Ketapang dan Gorontalo.
2. Rincian Nominal Berdasarkan Komponen Keluarga
Dana yang mendarat di rekening KKS bervariasi secara spesifik sesuai dengan kategori komponen sosial yang dimiliki oleh setiap keluarga penerima:
• Komponen Anak Sekolah (SD): Terpantau cair senilai Rp225.000.
• Komponen Anak Sekolah (SMP/Sederajat): Terpantau masuk saldo sebesar Rp375.000 hingga Rp450.000.
• Komponen Lansia / Disabilitas: Cair merata dengan nominal Rp600.000.
• Komponen Balita: Terkonfirmasi menerima dana sebesar Rp750.000.
• Kombinasi Komponen (Dobel): Banyak KPM kategori gabungan (misalnya balita dan anak SD) menerima total saldo akumulatif mulai dari Rp975.000, Rp1.050.000, hingga Rp1.500.000.
Beberapa laporan bahkan menunjukkan pencairan kombinasi PKH plus BPNT dengan angka menembus Rp1.200.000.
"Pencairan PKH Tahap 2 Bank BRI malam ini nyata dan bukan informasi palsu. Di wilayah Kabupaten Tangerang dan Palembang, dana terpantau masuk beruntun sejak pukul tujuh malam lewat. Bagi para ibu pemegang KKS BRI keluaran tahun 2020 maupun edisi terbaru yang memiliki aplikasi BRIMO, disarankan segera mengecek saldo secara berkala dari rumah, atau langsung mendatangi agen AgenBRILink terdekat agar tidak perlu mengantre panjang di mesin ATM," ungkap narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Polisi Rela Tembus Medan Sulit Demi Antar Bansos ke Warga Terpencil, Kisahnya Bikin Haru
3. Panduan Efisien Pemantauan Saldo
Untuk memudahkan proses pengecekan tanpa harus membuang waktu dan tenaga, para KPM diimbau mengikuti langkah-langkah berikut:
• Optimalkan Aplikasi Digital: Bagi KPM yang telah mengaktifkan fitur mobile banking (BRIMO), proses check and recheck disarankan dilakukan via ponsel demi keamanan dan kenyamanan.
• Manfaatkan Agen Perbankan: Jika mesin ATM utama jauh dari pemukiman, penarikan saldo bansos dapat dilakukan melalui jaringan AgenBRILink resmi setempat.
• Sabar Menunggu Antrean Sistem: Mengingat jumlah penerima bantuan Bank BRI mencakup wilayah pelosok yang sangat luas, mekanisme transfer dilakukan dalam beberapa termin secara bertahap.
Jika KKS di wilayah yang sama belum terisi, KPM diharapkan menunggu antrean gelombang berikutnya.
Pergerakan pencairan bansos PKH Tahap 2 di KKS Bank BRI pada pertengahan Mei 2026 ini membawa angin segar bagi jutaan penerima manfaat di berbagai provinsi.
Dengan mulainya aliran dana bansos, pemenuhan kebutuhan pokok dasar seperti biaya pendidikan anak sekolah dan gizi balita diharapkan dapat segera terpenuhi secara optimal.***
Editor : Eli Kustiyawati