RADAR BOGOR - Dinamika pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT (sembako) mulai gencar pada bulan Mei 2026 ini.
Namun, di tengah antusiasme ini, muncul catatan penting: pemegang Kartu KKS Bank BRI hingga tanggal 15 Mei kemarin belum juga menerima saldo, sementara bank lain seperti Mandiri dan BSI sudah mulai mengalir. Lantas, bagaimana status pencairan di daerah Anda?
Pencairan Serentak di Mei 2026, tetapi Ada yang Tak Sama Rata
Melansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, berdasarkan pantauan di berbagai wilayah, proses pencairan bansos tahap kedua tahun 2026 ini berlangsung bertahap.
Sejak dua hari terakhir, laporan masuk hampir merata dan banyak KPM sudah menerima dana PKH plus BPNT senilai Rp1.500.000.
"Per tanggal 14 kemarin dan ini cairnya PKH plus BPNT, yaitu senilai Rp1.500.000," ujar narator kanal Pendamping Sosial.
Pemegang Kartu BRI Jangan Panik, Kata Pendamping
Meski biasanya menjadi yang tercepat, kali ini pemegang Kartu KKS Bank BRI justru belum menerima saldo bansos tahap kedua.
"Punya aplikasi BRImo untuk penerima KKS atau pemegang KKS Bank BRI, silakan dicek nanti malam atau dicek lagi besok. Intinya dicek terus secara berkala karena biasanya kalau jenis bank-bank ini sudah cair semua, biasanya BRI akan langsung meledak juga, akan langsung cair juga," jelas kanal Pendamping Sosial.
Rincian Pencairan per Bank
Sebagai informasi, berikut ini status terbaru berdasarkan pencairan setiap bank penyalur.
- Bank BSI (khusus Aceh dan sekitarnya): PKH masih berjalan, BPNT mulai cair. Pastikan status kepesertaan aktif.
Baca Juga: BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026, Aturan Baru Penerima Bansos Bikin Banyak Warga Kaget
- Bank BNI: PKH masih berjalan, BPNT belum ada laporan cair.
- Bank Mandiri: PKH dan BPNT sudah cair, sama seperti BSI.
- Bank BRI: Belum ada laporan cair untuk tahap kedua. Disarankan cek berkala lewat BRImo atau ATM.
Apa Penyebab Bansos Belum Cair? Ini Langkah yang Harus Dilakukan
Banyak KPM bertanya soal penyebab bansos belum cair. Menurut kanal Pendamping Sosial, penyebab utamanya beragam, antara lain:
- Desil kesejahteraan terlalu tinggi (tidak layak)
- Keterangan gagal cek rekening di sistem
- Data kepesertaan tidak aktif
"Langsung mendatangi Dinas Sosial setempat untuk minta dicekkan datanya langsung melalui aplikasi SIKS-NG. Biar kenapa? Biar jelas ya, Bapak/Ibu, biar ada kejelasan, biar diketahui penyebabnya apa. Dan kalau memang bisa diperbaiki, maka segera perbaiki datanya," imbuhnya.
Perhatian! ASN dan P3K Tidak Lagi Berhak Menerima Bansos
Satu informasi penting yang sering terlewat: bagi Anda yang sudah terdaftar sebagai P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), meskipun paruh waktu, maka secara otomatis tidak layak menerima PKH maupun BPNT.
Status P3K termasuk ASN sehingga masuk kategori tidak berhak bersama PNS, TNI/Polri aktif, pegawai BUMN, profesional berpendapatan tinggi, serta pemilik usaha besar.
Bagi KPM yang bantuannya belum cair, jangan hanya menunggu. Segera koordinasikan dengan pendamping setempat atau Dinas Sosial untuk memastikan data Anda valid.***
Editor : Eli Kustiyawati