RADAR BOGOR - Tepat pada Sabtu, 16 Mei 2026, pencairan bansos PKH tahap kedua periode April-Mei-Juni mengalir di empat bank penyalur sekaligus, termasuk Bank BRI yang sempat tertunda.
Sementara itu, bantuan BPNT untuk sementara baru cair di Bank BSI dan Bank Mandiri. Simak pembaruan lengkapnya berikut ini.
PKH Cair di Semua Bank, BRI Menyusul Terbaru
Setelah sebelumnya pemegang Kartu KKS Bank BRI belum menerima saldo, kini kabar baik datang.
Mengutip dari kanal YouTube Diary Bansos, sejak Jumat malam, 15 Mei 2026, saldo PKH mulai masuk ke rekening KKS BRI, menyusul Bank BSI, BNI, dan Mandiri yang lebih dulu mencairkan.
"Alhamdulillah, untuk PKH semua bank penyalur sudah mulai mencairkan secara bertahap. Bank BRI adalah yang terbaru, sejak tadi malam saldo mulai masuk, dan akan terus berlanjut hari ini serta beberapa hari ke depan," ungkap narator kanal Diary Bansos dalam informasinya.
Nominal yang masuk pun bervariasi tergantung komponen. Beberapa KPM melaporkan menerima Rp1.500.000, Rp975.000, Rp750.000, hingga Rp225.000 untuk komponen SD.
BPNT Sementara Baru Cair di BSI dan Mandiri
Untuk bantuan BPNT atau program sembako, hingga 16 Mei 2026, pencairan baru terjadi di dua bank, yaitu Bank BSI dan Bank Mandiri. Sementara itu, untuk pemegang KKS Bank BNI dan BRI, saldo BPNT belum masuk.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 Cair Melalui KKS BRI, KPM di 6 Provinsi Sudah Terima Bantuan Sejak Semalam
Namun demikian, KPM tidak perlu khawatir. Berdasarkan status di sistem SIKS-NG, kedua bank tersebut telah berstatus SI (Standing Instruction). Artinya, pencairan BPNT untuk BNI dan BRI dipastikan akan segera menyusul dalam waktu dekat.
"Ditunggu saja, insyaallah dalam waktu dekat bantuan BPNT juga akan segera menyusul dicairkan untuk KKS BNI dan juga BRI," jelas kanal Diary Bansos.
Kabar Baik untuk KPM dengan Status Gagal Cek Rekening
Salah satu pertanyaan paling ramai dari KPM adalah nasib mereka yang statusnya gagal cek rekening di SIKS-NG. Kabar baiknya, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI telah memberikan pernyataan resmi.
Melalui akun Instagram resminya @pusdatinkesos, Pusdatin menyampaikan bahwa sebagian besar data gagal cek rekening sudah diperbaiki bersama pihak bank, dan penyaluran akan segera diproses.
Hal ini dibuktikan dengan adanya KPM dampingan yang statusnya berubah dari gagal menjadi berhasil cek rekening, meskipun nominal bantuan masih kosong.
"Tidak perlu khawatir, saat ini sebagian besar data sudah diperbaiki bersama dengan pihak bank dan akan segera diproses penyaluran," demikian tulisnya, dikutip dari Instagram @pusdatinkesos.
Periode Salur Belum Berubah? Lakukan Langkah Ini
Bagi KPM yang mengecek di cekbansos.kemensos.go.id dan menemukan periode salur masih Januari-Maret 2026, ada dua kemungkinan penyebab:
- Gagal cek rekening: data bermasalah di sistem perbankan, namun kini sedang diperbaiki.
- Sudah tidak memenuhi kriteria: misalnya karena graduasi atau perubahan status ekonomi.
Untuk mengetahui secara pasti, KPM wajib bertemu langsung dengan pendamping PKH atau operator SIKS-NG di desa/kelurahan setempat. Hanya melalui aplikasi SIKS-NG, status riil penerimaan bansos dapat diketahui secara detail.
Yang terpenting, jangan hanya mengandalkan pengecekan bansos biasa. Segera koordinasikan dengan pendamping sosial atau operator desa untuk memastikan data Anda valid.***
Editor : Eli Kustiyawati