RADAR BOGOR - Perkembangan penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH BPNT Tahap 2 alokasi April–Juni 2026 terus bergerak di berbagai bank penyalur utama.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, di tengah bergulirnya proses transfer dana bansos PKH BPNT tersebut, muncul fenomena baru di lapangan yang cukup menyita perhatian para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Yakni adanya pembekuan atau pemblokiran sebagian saldo bansos PKH BPNT pada kartu KKS.
1. Analisis Fenomena Saldo KKS Terblokir Sebagian
Sejumlah laporan dari KPM pemegang kartu KKS Bank Mandiri dan Bank BNI menunjukkan adanya dana masuk, tapi tidak dapat dicairkan sepenuhnya.
Sebagai contoh, ditemukan saldo masuk sebesar Rp725.000, tetapi dana yang berstatus aktif dan dapat ditarik tunai hanya Rp125.000, sementara Rp600.000 sisanya dalam kondisi terkunci.
Pada kasus lain, ada pula KPM yang mendapati seluruh dana bantuan barunya (seperti nominal Rp453.000) terblokir total.
KPM diimbau untuk tidak panik, karena kondisi ini bukan berarti kepesertaan dicabut atau dana hangus.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 Akhirnya Cair di Kartu BRI, KPM Lansia Terima Rp600 Ribu dan Balita Rp1,5 Juta
2. Status Pencairan Bansos Reguler di Empat Bank Utama
Mekanisme pendistribusian bansos reguler PKH dan BPNT per hari Jumat ini menunjukkan peta progres sebagai berikut:
• Bank Mandiri: Menunjukkan progres paling aktif dengan terus menyalurkan bantuan BPNT, yang kemudian mulai disusul oleh penyaluran bantuan PKH Tahap 2 secara bertahap di berbagai wilayah.
Baca Juga: Adolescence People and Space, Coffee Shop Unfinished Style yang Nyaman di Bogor Utara
• Bank BNI: Terpantau masih konsisten melakukan transfer untuk komponen bantuan PKH.
Sebaliknya, untuk saldo BPNT Bank BNI dilaporkan belum mencatatkan pergerakan pencairan.
• Bank BRI: Hingga Jumat siang, belum ada konfirmasi pencairan yang valid untuk bansos reguler PKH maupun BPNT.
• Bank BSI: Proses transfer berkala untuk area operasional khusus (seperti Aceh) masih berjalan normal.
3. Penjelasan Struk Penarikan Rp450.000 di Bank BRI
Banyaknya bukti struk penarikan tunai dari nasabah Bank BRI yang beredar di media sosial dipastikan bukan berasal dari dana PKH atau BPNT.
Baca Juga: Konser Interaksi Festival Siap Guncang Bogor, For Revenge Resmi Masuk Line Up
Saldo sebesar Rp450.000 tersebut merupakan dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2026, yang dicairkan khusus untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) kelas berjalan yang telah memegang kartu KIP.
4. Distribusi Bansos Tambahan: Beras 20 Kg & Minyak Goreng 4 Liter
Pemerintah daerah di beberapa wilayah juga kembali menggulirkan penyaluran bantuan pangan stimulus, berupa komoditas beras seberat 20 kg dan minyak goreng kemasan sebanyak 4 liter.
Bantuan ini merupakan pemenuhan alokasi susulan bagi wilayah yang belum menyelesaikan distribusi pada masa Ramadan lalu.
KPM yang telah menerima surat undangan resmi diwajibkan untuk segera mengambil komoditas tersebut.
Baca Juga: Bogor Comedy Tour Hadir di Bogor Barat Malam Ini, Open Mic Gratis dari Stand Up Indo Kota Bogor
Sesuai regulasi ketat yang berlaku, apabila bantuan pangan tidak diambil dalam jangka waktu 5 hari sejak jadwal undangan, maka hak kepemilikan paket bantuan tersebut akan dialihkan (dipindahtangankan) secara permanen kepada penerima cadangan lain.
Aktivitas pencairan bansos di pertengahan Mei 2026 ini berjalan dengan dinamika teknis yang tinggi.
KPM bansos diharapkan lebih teliti dalam membedakan jenis saldo masuk (apakah bansos reguler atau PIP sekolah), serta memantau kartu KKS secara berkala hingga proses sinkronisasi saldo terkunci diselesaikan oleh pihak perbankan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga