Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos BPNT Baru Cair di 2 Bank Ini, Sedangkan PKH Tahap 2 Sudah Masuk ke KKS BRI, Mandiri, BNI dan BSI per 16 Mei 2026

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:00 WIB
Ilustrasi. Penyaluran Bansos PKH dan BPNT. Foto: Youtube Kemensos RI diperbaharui oleh AI
Ilustrasi. Penyaluran Bansos PKH dan BPNT. Foto: Youtube Kemensos RI diperbaharui oleh AI

RADAR BOGOR - Program bantuan sosial (bansos) PKH BPNT Tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026 mulai menunjukkan perkembangan pencairan di berbagai daerah. 

Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos per Sabtu, 16 Mei 2026, proses penyaluran bansos PKH BPNT dilaporkan sudah berjalan secara bertahap melalui empat bank penyalur, yakni Bank BRI, Mandiri, BNI, dan BSI. 

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima saldo bansos PKH BPNT dengan nominal yang berbeda sesuai komponen kepesertaan masing-masing.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk: Simbol Keberanian Perjuangan Hak Buruh dan Perempuan

Pencairan bantuan PKH tersebut menjadi perhatian banyak KPM karena sebelumnya masih terdapat sejumlah rekening yang belum menerima saldo bantuan. Kini, proses distribusi mulai meluas dan menyasar berbagai wilayah secara bertahap. 

Untuk pemegang KKS Bank BRI, saldo bantuan disebut mulai masuk sejak Jumat malam, 15 Mei 2026, dan berlanjut hingga Sabtu pagi di beberapa daerah.

KPM diminta rutin memantau rekening bantuan masing-masing agar dapat mengetahui perkembangan pencairan terbaru. 

“Jadi sejak tadi malam ya, Jumat malam, untuk Bank BRI KKS Bank BRI ini mulai masuk saldo bantuan PKH, dan insyaallah akan diteruskan di hari ini ya, di tanggal 16 Mei tahun 2026, dan insyaallah akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan,” ujar narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Baca Juga: 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Targetkan Selesai 2027

Bagi penerima yang lokasinya jauh dari mesin ATM atau agen bank, pengecekan saldo bisa dilakukan melalui layanan mobile banking seperti BRImo agar lebih praktis dan efisien.

Nominal bantuan yang masuk ke rekening KPM pun bervariasi. Ada penerima yang memperoleh saldo Rp225.000 untuk komponen anak sekolah dasar, Rp750.000, Rp975.000, hingga Rp1.500.000 tergantung kategori bantuan dan jumlah komponen yang tercatat dalam data kepesertaan PKH.

Selain itu, KPM yang sudah menerima saldo bantuan juga diimbau segera melakukan transaksi pencairan. 

Penarikan bantuan sebaiknya tidak ditunda terlalu lama karena terdapat batas waktu transaksi maksimal 30 hari sejak dana pertama kali masuk ke rekening bansos.

Baca Juga: Polsek Parungpanjang Bogor Tangkap 14 Remaja yang Akan Saling Serang, Begini Kronologisnya

BPNT Baru Cair di Dua Bank Penyalur

Sementara itu, untuk bantuan BPNT atau Bantuan Pangan Non-Tunai, pencairan saat ini baru terpantau berjalan melalui Bank Mandiri dan Bank BSI. Adapun pemegang KKS Bank BRI dan BNI dilaporkan baru menerima komponen PKH saja.

Meski demikian, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa status BPNT di sistem SIKS-NG untuk KKS BRI dan BNI sudah memasuki tahap Standing Instruction (SI). 

Status tersebut biasanya menjadi tanda bahwa proses penyaluran tinggal menunggu tahap pencairan saldo ke rekening penerima.

Dengan munculnya status SI tersebut, banyak KPM berharap bantuan BPNT untuk pemegang KKS BRI dan BNI dapat segera dicairkan dalam waktu dekat secara bertahap mengikuti proses bank penyalur lainnya.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Mulai Cair di Daerah Ini, Tapi KPM Kategori Ini Malah Dicoret, Cek Apakah Kamu Termasuk

Status “Gagal Cek Rekening” Mulai Diperbaiki

Di sisi lain, persoalan status “Gagal Cek Rekening” yang sebelumnya banyak dikeluhkan KPM mulai menunjukkan perubahan. Permasalahan ini sempat menyebabkan sejumlah rekening bansos belum bisa menerima pencairan bantuan karena terkendala proses verifikasi rekening.

Berdasarkan informasi terbaru, sebagian besar data KPM yang mengalami kendala tersebut kini sedang dalam proses perbaikan bersama pihak bank penyalur dan pendamping sosial. 

Beberapa penerima yang sebelumnya berstatus gagal cek rekening dilaporkan kini sudah berubah menjadi “Berhasil Cek Rekening”.

Namun demikian, meskipun status rekening sudah berhasil diverifikasi, masih ada KPM yang nominal bantuannya belum muncul di sistem atau masih berupa tanda strip (-). 

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 Akhirnya Cair di Kartu BRI, KPM Lansia Terima Rp600 Ribu dan Balita Rp1,5 Juta

Kondisi tersebut disebut berkaitan dengan proses perhitungan komponen bantuan yang masih berjalan di sistem penyaluran bansos.

Karena itu, KPM diminta tetap memantau perkembangan secara berkala sambil menunggu proses penetapan nominal bantuan selesai dilakukan.

Penyebab Periode Salur Masih Januari-Maret 2026

Masih terdapat pula sejumlah KPM yang mendapati periode salur di aplikasi Cek Bansos belum berubah dari Januari-Maret 2026 ke April-Juni 2026. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan penerima bantuan terkait status kepesertaan mereka.

Terdapat dua kemungkinan yang menjadi penyebab kondisi tersebut. Pertama, adanya kendala teknis administrasi seperti proses gagal cek rekening atau sinkronisasi data yang masih berlangsung. Kedua, KPM memang sudah tidak lagi memenuhi syarat kepesertaan atau telah mengalami graduasi dari program bantuan sosial.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh