RADAR BOGOR - Bulan Mei 2026 benar-benar menjadi bulan yang penuh kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH BPNT.
Pasalnya, berbagai bantuan sosial (bansos) PKH BPNT dari pemerintah pusat dilaporkan mulai cair secara bertahap di banyak daerah di Indonesia.
Dilansir dari YouTube Pendamping Sosial, mulai dari bansos PKH, BPNT, Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan atensi yatim piatu, hingga bantuan stimulus berupa beras dan minyak goreng, semuanya disebut masih terus berjalan proses pencairannya.
Banyak warga mengaku mulai menerima saldo bantuan sosial sejak pertengahan Mei.
Bahkan, ada penerima yang melaporkan bantuan PKH plus BPNT cair sekaligus dengan total mencapai Rp1.500.000.
Hal ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang sedang menunggu bantuan tahap kedua tahun 2026.
Namun di tengah kabar bahagia tersebut, muncul pertanyaan besar dari para pemegang kartu KKS Bank BRI.
Baca Juga: KKS BRI Mulai Cairkan Bansos PKH Tahap 2 Hari Ini, KPM Lansia dan Balita Sudah Terima Bantuan Tunai
Pasalnya, hingga tanggal 15 Mei 2026, sebagian besar penerima bansos melalui Bank BRI mengaku belum menerima saldo bantuan sosial di rekening mereka.
Situasi ini cukup mengejutkan karena biasanya Bank BRI dikenal sebagai salah satu bank penyalur yang paling cepat dalam proses pencairan bansos.
Akan tetapi kali ini justru banyak laporan menyebutkan saldo bantuan belum juga masuk.
Meski begitu, para pendamping sosial meminta masyarakat untuk tidak panik terlebih dahulu.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pendamping sosial di berbagai wilayah Indonesia, proses pencairan masih terus berlangsung dan ada kemungkinan bantuan mulai masuk pada malam hari atau termin berikutnya.
Sementara itu, kondisi berbeda justru terjadi pada beberapa bank penyalur lainnya.
Untuk pemegang kartu KKS Bank BSI, khususnya wilayah Aceh dan sekitarnya, pencairan PKH dan BPNT dilaporkan masih terus berjalan hingga seluruh kuota penerima terpenuhi.
selama status kepesertaan masih aktif, maka peluang bantuan cair masih sangat terbuka.
Begitu juga dengan pemegang kartu KKS Bank Mandiri. Banyak laporan menyebutkan bahwa bantuan PKH dan BPNT untuk nasabah Bank Mandiri sudah mulai cair secara bertahap.
Sedangkan untuk Bank BNI, pencairan PKH dilaporkan masih berjalan, namun BPNT di beberapa daerah disebut belum cair.
Tidak hanya bansos reguler, bulan Mei juga disebut menjadi momen pencairan berbagai bantuan tambahan.
Salah satunya Program Indonesia Pintar atau PIP yang mulai disalurkan kepada siswa penerima manfaat. Selain itu, bantuan atensi yatim piatu juga dilaporkan mulai dicairkan di sejumlah wilayah.
Yang paling mengejutkan, bantuan stimulus berupa minyak goreng dan beras 20 kilogram yang sebelumnya belum sempat dibagikan saat Ramadan ternyata masih terus disalurkan hingga sekarang.
Artinya, masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan tersebut masih memiliki peluang untuk mendapatkannya.
Di sisi lain, masih banyak warga yang mengeluh karena bansos mereka belum cair padahal tetangga atau warga lain di sekitarnya sudah menerima bantuan lebih dulu.
Ternyata ada beberapa penyebab yang membuat bantuan sosial tidak bisa dicairkan.
Salah satu penyebab paling umum adalah status desil yang dianggap terlalu tinggi sehingga dinilai sudah tidak layak menerima bantuan.
Selain itu, banyak juga kasus gagal cek rekening yang menyebabkan pencairan tertunda.
Karena itu, masyarakat diminta segera melakukan pengecekan langsung kepada petugas bansos di wilayah masing-masing. Warga bisa mendatangi operator desa atau kelurahan untuk mengecek data melalui aplikasi SIKS-NG.
Selain itu, penerima juga bisa langsung bertemu pendamping PKH atau mendatangi Dinas Sosial setempat agar mengetahui secara pasti penyebab bantuan belum cair.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa ada sejumlah kategori masyarakat yang sudah tidak layak menerima bantuan sosial.
Di antaranya ASN, PNS, PPPK, anggota TNI-Polri aktif, pegawai BUMN atau BUMD bergaji tinggi, hingga pemilik usaha besar dengan aset dan omzet tinggi.
Hal ini karena bantuan sosial diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Jadi apabila seseorang sudah memiliki penghasilan tetap dan dinilai mampu secara ekonomi, maka bantuan sosial bisa dihentikan secara otomatis dari sistem.
Baca Juga: Prabowo Minta Aparat Jangan Jadi Beking Narkoba hingga Penyelundupan
Kini masyarakat hanya diminta terus memantau perkembangan pencairan bansos secara berkala.
Khusus pemegang KKS Bank BRI, penerima disarankan rutin mengecek aplikasi BRImo atau ATM karena kemungkinan saldo masuk masih sangat terbuka dalam waktu dekat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga