RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan kembali datang untuk para keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) PKH di seluruh Indonesia.
Tepat pada Sabtu, 16 Mei 2026, pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua periode April–Juni 2026 dilaporkan mulai masuk secara bertahap ke rekening KKS milik para KPM.
Informasi bansos PKH ini disampaikan melalui update terbaru yang ramai diperbincangkan para KPM sejak Jumat malam.
Banyak penerima bansos mengaku terkejut setelah mendapati saldo bantuan mereka tiba-tiba masuk ke rekening KKS, khususnya untuk pengguna Bank BRI yang sebelumnya masih kosong atau zonk.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, pencairan PKH tahap kedua kali ini disebut sudah mulai dilakukan melalui empat bank penyalur resmi, yaitu Bank BSI, BNI, Mandiri, dan terbaru Bank BRI.
Masuknya Bank BRI dalam daftar pencairan membuat ribuan KPM merasa lega karena sebelumnya banyak yang masih menunggu kepastian saldo bantuan masuk.
Sejak tadi malam, media sosial dan grup-grup komunitas bansos dipenuhi testimoni penerima bantuan yang berhasil mencairkan saldo mereka.
Ada yang menerima nominal Rp225 ribu untuk komponen pendidikan SD, Rp750 ribu, Rp975 ribu, hingga Rp1,5 juta tergantung komponen bantuan yang dimiliki masing-masing keluarga.
Salah satu penerima mengaku saldonya masuk sekitar pukul 22.30 WIB pada Jumat malam.
Setelah dicek melalui aplikasi BRImo dan ATM, bantuan PKH ternyata benar-benar sudah tersedia dan siap dicairkan.
Fenomena ini membuat para KPM lain yang masih belum mendapatkan saldo diminta untuk tetap rutin mengecek kartu KKS mereka secara berkala.
Terutama bagi pengguna Bank BRI yang pencairannya baru dimulai, kemungkinan proses penyaluran masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Bagi KPM yang kesulitan menuju ATM atau agen bank karena lokasi jauh, disarankan memanfaatkan layanan mobile banking seperti BRImo agar pengecekan saldo lebih mudah dan cepat dilakukan dari rumah.
Namun di tengah kabar bahagia tersebut, pemerintah juga mengingatkan agar bantuan sosial digunakan secara bijak.
Dana PKH diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak, kesehatan ibu hamil, maupun kebutuhan dasar lainnya sesuai ketentuan program.
Para penerima juga diminta tidak menunda pencairan terlalu lama. Sebab batas waktu transaksi bantuan maksimal hanya 30 hari sejak saldo pertama kali masuk ke rekening bansos.
Jika terlalu lama dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan kendala administrasi pada pencairan berikutnya.
Sementara itu untuk bantuan BPNT atau Program Sembako, pencairan saat ini baru terpantau berjalan di dua bank, yaitu Bank BSI dan Bank Mandiri.
Sedangkan untuk Bank BNI dan BRI, bantuan yang lebih dulu cair masih didominasi PKH.
Meski demikian, ada sinyal kuat bahwa saldo BPNT untuk pengguna BNI dan BRI juga akan segera menyusul.
Hal ini terlihat dari status sistem yang mulai berubah menjadi SI di aplikasi pemantauan bansos.
Para KPM yang hingga kini masih belum menerima bantuan diminta untuk tetap tenang dan terus memantau perkembangan.
Banyak penerima yang awalnya kosong ternyata mulai mendapatkan saldo secara bertahap setelah proses penyaluran diperluas.
Sabtu ini benar-benar menjadi Sabtu Semangat bagi para penerima bansos.
Harapan besar pun muncul agar seluruh KPM yang masih menunggu bisa segera merasakan kabar bahagia yang sama dalam waktu dekat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga