RADAR BOGOR -Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial belakangan ini dibuat cemas karena status bansos PKH BPNT mereka belum berubah sejak periode Januari–Maret 2026.
Bahkan tidak sedikit yang menemukan keterangan gagal cek rekening saat melakukan pengecekan di sistem bansos PKH BPNT.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat penerima bansos PKH BPNT.
Baca Juga: Kabar Gembira! Gelombang Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Meluas di Jawa Barat, KPM Bogor Akhirnya Bisa Tarik Saldo
Banyak yang takut bantuan PKH maupun BPNT mereka tidak lagi cair atau bahkan dicoret sebagai penerima bantuan sosial tahun 2026.
Namun kabar terbaru yang beredar justru membawa angin segar bagi para KPM dengan status tersebut.
Pihak Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia sebelumnya telah memberikan penjelasan resmi melalui akun media sosial mereka.
Dalam keterangannya, Pusdatin meminta masyarakat tidak panik apabila menemukan status gagal cek rekening di sistem.
Baca Juga: Gowes Amal ke Citorek, Pesepeda Tempuh 228 Km dari Kota Bogor Salurkan Santunan Dhuafa
Menurut penjelasan tersebut, sebagian besar data penerima yang mengalami kendala sudah mulai diperbaiki bersama pihak bank penyalur dan pendamping sosial di lapangan.
Proses perbaikan ini dilakukan agar bantuan tetap bisa diproses dan disalurkan kepada penerima yang memang masih memenuhi syarat.
Artinya, status gagal cek rekening belum tentu membuat bansos dipastikan gagal cair.
Bahkan dalam perkembangan terbaru, beberapa KPM yang sebelumnya berstatus gagal cek rekening kini mulai mengalami perubahan status menjadi berhasil cek rekening.
Meski nominal bantuannya masih kosong atau berupa strip, kondisi itu dinilai sebagai tanda positif bahwa proses validasi rekening sudah berhasil dilakukan.
Baca Juga: Laniasari Kembali Pimpin PORPI Kota Bogor Usai Sukses Kembangkan Olahraga Pernapasan
Banyak pendamping sosial juga mulai melaporkan adanya perbaikan data penerima secara bertahap.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah masih terus mengupayakan pencairan bantuan untuk para KPM yang sebelumnya terkendala administrasi.
Meski begitu, masih ada beberapa kemungkinan penyebab periode salur belum berubah di sistem bansos.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, kemungkinan pertama adalah memang terjadi kendala gagal cek rekening yang saat ini masih dalam tahap perbaikan data.
Jika ini penyebabnya, maka peluang bansos cair masih terbuka cukup besar.
Baca Juga: Sabtu Ceria! 4 Bank Himbara Sudah Cair Semua untuk Bansos PKH dan BPNT, tapi Status Berhasil Cek Rekening Masih Harus Sabar
Namun kemungkinan kedua justru lebih serius, yakni karena penerima sudah tidak lagi memenuhi syarat bantuan sosial atau mengalami graduasi.
Dalam kondisi ini, status bantuan biasanya tidak berubah karena nama penerima memang sudah tidak masuk daftar pencairan tahap terbaru.
Karena itu, para KPM dianjurkan segera melakukan pengecekan lebih lanjut kepada pendamping sosial atau operator bansos di desa masing-masing.
Dari sana nantinya bisa diketahui penyebab pasti status bansos belum berubah, apakah karena gagal cek rekening, proses validasi, atau memang sudah tidak lagi menjadi penerima bantuan.
Di sisi lain, pencairan bansos PKH tahap kedua sendiri saat ini terus berjalan secara bertahap di berbagai bank penyalur.
Baca Juga: Diskusi dan Nobar Film Pesta Babi di Rumpin Bogor Dibatalkan, HMR Bilang Begini
Bahkan pengguna Bank BRI yang sebelumnya masih kosong kini mulai menerima saldo bantuan sejak Jumat malam.
Nominal bantuan yang masuk pun bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung komponen penerima.
Hal ini membuat banyak KPM kembali optimistis bahwa pencairan bansos masih terus berlangsung dan belum sepenuhnya selesai.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi simpang siur yang belum jelas sumbernya.
Baca Juga: Sabtu Semangat, Bansos PKH Tahap 2 Mulai Cair Besar-Besaran di 4 Bank, KKS BRI Milik KPM Akhirnya Menyala
Selalu lakukan pengecekan melalui jalur resmi dan konsultasikan langsung dengan pendamping sosial apabila mengalami kendala.
Bagi KPM yang hingga kini bantuannya masih kosong, harapan untuk cair ternyata masih teterbuka
Selama status penerima masih dalam proses perbaikan dan belum dinyatakan exclude atau graduasi, peluang mendapatkan bansos tahap kedua tahun 2026 masih sangat mungkin terjadi.