Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Status Gagal Cek Rekening Mulai Berhasil, Bansos PKH Tahap 2 dan BPNT 2026 Terus Cair ke Rekening KKS

Ira Yulia Erfina • Minggu, 17 Mei 2026 | 06:49 WIB
Ilustrasi pencairan bansos. (Foto: Youtube Linjamsos Oke diperbaharui oleh AI)
Ilustrasi pencairan bansos. (Foto: Youtube Linjamsos Oke diperbaharui oleh AI)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 periode April-Juni 2026 mulai berlangsung secara bertahap sejak pertengahan Mei 2026. 

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan telah menerima saldo bantuan melalui kartu KKS di beberapa bank penyalur. Proses penyaluran dilakukan bertahap sesuai kesiapan sistem dan masing-masing bank.

Berdasarkan perkembangan terbaru per 16 Mei 2026 yang dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos, penyaluran PKH tahap 2 telah mulai masuk melalui empat bank penyalur utama, yakni Bank BSI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BRI. 

Baca Juga: Bukan Hanya Bansos PKH Tahap 2, Bantuan Ini Juga Mulai Cair Masuk Rekening Penerima Manfaat

Pencairan lebih awal disebut terpantau di Bank BSI, sementara saldo bantuan untuk pemegang KKS Bank BRI mulai banyak dilaporkan masuk sejak Jumat malam, 15 Mei 2026.

KPM pemilik KKS Bank BRI disarankan untuk rutin memeriksa saldo bantuan secara berkala. 

Selain melalui mesin ATM atau agen bank, pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan layanan mobile banking seperti Brimo agar lebih praktis, terutama bagi penerima yang lokasi tempat tinggalnya cukup jauh dari fasilitas perbankan.

Baca Juga: Update Bansos Mei 2026: BSI dan Mandiri Sudah Cair, BRI Masih Menunggu, KPM Daerah Ini Disarankan Cek Saldo Segera

Sejumlah nominal bantuan PKH yang dilaporkan telah masuk ke rekening penerima juga bervariasi, tergantung komponen bantuan yang dimiliki masing-masing keluarga. 

Beberapa nominal yang mulai terlihat antara lain Rp1.500.000, Rp975.000, Rp750.000, hingga Rp225.000 untuk komponen anak sekolah tingkat SD.

Aturan Penarikan Dana Bansos Perlu Diperhatikan

Penerima bantuan diimbau menggunakan dana bansos untuk kebutuhan utama keluarga, seperti pangan, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. 

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Kosong di KKS BNI, Simak Fakta Status Berhasil Cek Rekening

Penggunaan bantuan untuk aktivitas yang tidak bermanfaat, termasuk game online terlarang, juga diingatkan agar dihindari.

Di samping itu, para penerima yang dana bantuannya telah masuk ke rekening KKS dianjurkan untuk segera melakukan penarikan sesuai kebutuhan. Dana bansos memiliki batas waktu tertentu sejak pertama kali masuk ke rekening. 

BPNT Baru Cair di Dua Bank Penyalur

Sementara itu, untuk bantuan BPNT atau sembako, pencairan hingga 16 Mei 2026 baru terpantau berjalan di dua bank penyalur, yakni Bank BSI dan Bank Mandiri. 

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Kosong di KKS BNI, Simak Fakta Status Berhasil Cek Rekening

Meski demikian, perkembangan pada sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa rekening KKS Bank BNI dan BRI sudah mulai berstatus SI (Standing Instruction).

“bantuan BPNT atau program sembako ini per hari ini atau ketika video ini kita publikasikan update-annya sementara cair di dua bank ya seperti itu diawali oleh Bank BSI kemudian dilanjutkan oleh Bank Mandiri untuk di Bank BNI kemudian di Bank BRI ini yang cair sementara adalah bantuan PKH-nya,” ujar narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Status tersebut biasanya menandakan bahwa proses penyaluran sedang berjalan dan saldo bantuan berpotensi segera masuk ke rekening penerima dalam waktu dekat. Karena itu, KPM diminta tetap memantau saldo KKS secara rutin.

Baca Juga: Kabar Gembira Bansos PKH BPNT Mei 2026, 4 Bank Himbara Mulai Cairkan Dana ke Rekening KKS tapi Hanya untuk KPM dengan Kriteria Ini

Di sisi lain, masih banyak KPM yang mengeluhkan status bantuan mereka belum berubah dari periode Januari–Maret 2026 atau mengalami kendala berupa status “Gagal Cek Rekening”. Kondisi tersebut menyebabkan saldo bansos di kartu KKS masih kosong atau belum terisi.

Informasi yang disampaikan mengacu pada penjelasan dari Pusdatin Kementerian Sosial, bahwa sebagian besar kasus gagal cek rekening masih dalam tahap perbaikan bersama bank penyalur dan pendamping sosial di lapangan. 

Proses perbaikan data dilakukan bertahap agar rekening penerima dapat kembali aktif untuk penyaluran bansos berikutnya.

Baca Juga: Bansos Cair Melalui 4 Bank Penyalur, Bagaimana Nasib KPM yang Gagal Cek Rekening? Simak Penjelasannya

Dalam sejumlah kasus, terdapat KPM yang sebelumnya mengalami status gagal cek rekening kini mulai berubah menjadi “Berhasil Cek Rekening”. 

Meski nominal bantuannya belum muncul dan masih berupa tanda strip, perubahan status tersebut dinilai menjadi indikasi bahwa rekening penerima sudah kembali terbaca di sistem dan tinggal menunggu proses lanjutan.

Penyebab Periode Salur Belum Berubah

Bagi KPM yang status periode salurnya masih tertahan di Januari–Maret 2026, terdapat beberapa kemungkinan penyebab yang menjadi perhatian.

Baca Juga: Pemkab Bogor Tinjau Kondisi MTs Yasnifa Nurul Falah di Jonggol, Siapkan Perbaikan Bertahap

Proses penyaluran masih terhambat akibat perbaikan data atau kendala gagal cek rekening sehingga bantuan belum dapat diproses sepenuhnya.
Penerima sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai KPM sehingga masuk kategori graduasi atau dikeluarkan dari daftar penerima bantuan pada tahap penyaluran kali ini.***

Editor : Asep Suhendar
#kpm #bansos #pkh