RADAR BOGOR - Kabar menarik datang dari penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua.
Di tengah keluhan sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merasa saldonya belum masuk, justru terungkap fenomena menarik, sejumlah KPM yang tadinya hanya penerima BPNT murni, tiba-tiba tervalidasi sistem sebagai anggota PKH baru.
Dengan kata lain, mereka akan mendapatkan dua bansos sekaligus dalam satu pencairan.
Baca Juga: Siap-siap Ayah Bunda, SPMB PAUD dan TK Kabupaten Bogor 2026 Segera Dibuka, Catat Jadwal Pentingnya
Jangan Buru-buru Panik, Cek Status di SIKS-NG
Melansir dari channel YouTube INFO BANSOS, banyak KPM mengeluh karena saldo bansos belum juga masuk. Namun setelah dicek melalui aplikasi SIKS-NG, status mereka justru menunjukkan berhasil cek rekening, sebuah sinyal aman.
“Ada KPM yang aslinya adalah penerima BPNT murni, tapi pada pencairan tahap kedua ini data masuk dan tervalidasi menjadi anggota PKH baru. Begitupun sebaliknya, ada penerima PKH mendapatkan bonus Bantuan Pangan Non Tunai,” ungkap narator kanal INFO BANSOS.
Jadi, keterlambatan pencairan ini bukanlah kegagalan. Justru di baliknya ada pencairan dobel, KPM bakal menerima dua jenis bantuan sekaligus.
Masih 27 Persen Bantuan dalam Proses
Data hingga saat ini mencatat bahwa pencairan PKH pada termin 1 baru mencapai sekitar 72 persen. Masih ada sekitar 27 persen bantuan yang masih dalam tahap proses menuju pencairan. Pemerintah terus mengakselerasi penyaluran di 514 kabupaten/kota secara bertahap.
Daftar Daerah Susulan Aktif
Bagi KPM yang belum menerima saldo, jangan berkecil hati. Berdasarkan laporan terbaru, pencairan susulan justru aktif terjadi di daerah-daerah yang secara administratif bukan wilayah penyalur utama bank tertentu. Berikut rinciannya:
Baca Juga: Siap-siap Cek Rekening, Ini Rincian Nominal Gaji ke-13 Tahun 2026 untuk ASN hingga Pensiunan
Bank BNI Cair di Daerah:
Kabupaten Bogor, Serang, Pandeglang, Tangerang, Gunung Kidul, Cianjur, Tasikmalaya, Brebes, Sampang, Jepara, Cilacap, Garut, Jember, Ciamis, Subang, Nganjuk, Kendal, Majalengka, Sleman, Purworejo, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Mamuju, Blora, Purbalingga, Berau, Luwu Timur, serta Kota Batam, Medan, Makassar, Pontianak, dan Samarinda.
Bank BRI Cair di Daerah:
Kabupaten Sabu Raijua, Kepulauan Yapen, Mimika, Mahakam Ulu, Tanah Tidung, Asmat, Raja Ampat, Sorong, Pulau Taliabu, Sarmi, Kaimana, Teluk Wondama, Supiori, Deli Serdang, Kutai Timur, Nabire, Serang, Bogor, Gianyar, dan Ciamis.
Bank Mandiri Cair di Daerah:
Kabupaten Natuna, Lamandau, Sukamara, Teluk Bintuni, Keerom, Manokwari Selatan, Tangerang, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Banyuwangi, Bandung, Kutai Kartanegara, Musi Banyuasin, dan Berau.
Yang Belum Cair? Cek Dulu Penyebabnya
Jika status Anda masih tidak berhasil cek rekening, jangan panik. Penyebab paling umum adalah perbedaan data antara Dukcapil dan perbankan. Satu huruf berbeda pada nama atau NIK saja bisa menolak proses clearing rekening.
“Perbedaan satu huruf saja pada nama atau perbedaan nomor NIK bisa membuat sistem menolak proses clearing rekening,” jelas saluran INFO BANSOS.
Segera koordinasi dengan pendamping sosial atau admin bank penyalur untuk perbaikan data. Perbaikan ini akan membuka peluang pencairan di gelombang berikutnya.
Catatan Penting, Dua Kelompok Ini Dipastikan Tidak Cair
Meski banyak kabar gembira, ada dua kategori KPM yang bantuannya dihentikan total di tahap kedua:
1. KPM yang naik desil ke posisi 5 ke atas: Jika status ekonomi keluarga meningkat, bantuan otomatis dihentikan karena dianggap sudah mampu.
2. Keluarga yang memiliki anggota ASN – Aturan terbaru menyatakan bahwa rumah tangga dengan anggota Aparatur Sipil Negara (termasuk PNS, P3K penuh waktu, maupun paruh waktu) tidak berhak lagi mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk apapun.
Bagi KPM yang statusnya berhasil cek rekening tapi saldo belum masuk, harap tenang. Sistem telah memvalidasi Anda sebagai penerima. Tinggal menunggu SP2D diturunkan ke bank.***
Editor : Asep Suhendar