RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mulai menyalurkan bansos reguler tahap kedua pada Mei 2026 ini.
Bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini sudah bisa dirasakan secara langsung manfaat oleh masyarakat Indonesia.
Kendati demikian, masih ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan dikarenakan status bantuan di SIKS-NG "Gagal Cek Rekening".
Lantas, apa yang menyebabkan status bantuan bisa menjadi seperti itu? Berikut penjelasannya.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, berikut kemungkinan hal yang menjadi penyebab status "Gagal Cek Rekening" bisa terjadi, yaitu sebagai berikut:
Perbedaan Data KPM
Bansos tidak akan disalurkan ketika data KPM di Disdukcapil berbeda dengan data yang ada di pihak perbankan.
Baca Juga: Jangan Bersedih, Ini Penjelasan Kenapa Bansos Reguler Tahap 2 Masih Belum Masuk KKS Merah Putih
Perbedaan satu huruf saja pada nama atau satu angka pada NIK bisa menyebabkan status bansos tidak berhasil cek rekening.
Jika terjadi kondisi seperti ini, maka KPM harus segera melakukan perbaikan data terlebih dahulu melalui admin bank penyalur.
Selain itu, KPM juga bisa berkoordinasi secara langsung dengan pendamping sosial di wilayah mereka masing-masing.
Jagan lupa untuk terus mengecek status kepesertaan agar bisa memastikan keaktifan, periode salur, hingga status penyaluran bansos tahap kedua.
Cara Cek Status Bansos
Pengecekan status bansos bisa dilakukan dengan mengunjungi laman resmi Kemensos, berikut langkah-langkahnya:
1. Kunjungi website cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukan data alamat lengkap sesuai KTP.
3. Masukan nama lengkap sesuai KTP.
4. Isi verifikasi (captcha).
5. Klik "Cari Data" untuk melihat status bansos yang dimiliki.***
Editor : Asep Suhendar