RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua mulai menunjukkan perkembangan di berbagai daerah.
Proses pencairan bansos PKH BPNT dilakukan bertahap melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sejumlah bank penyalur seperti BNI, BRI, dan Mandiri.
Berdasarkan pemantauan terbaru, penyaluran bansos PKH BPNT termin pertama disebut sudah berjalan sekitar 72 persen.
Artinya, masih terdapat penerima bantuan yang saat ini masuk dalam proses pencairan susulan dan menunggu transfer saldo masuk ke rekening masing-masing.
Banyak KPM Terima Bantuan Ganda PKH dan BPNT Tahap 2
Pada penyaluran tahap kedua kali ini, muncul banyak laporan mengenai KPM yang menerima bantuan ganda.
Sebagian penerima yang sebelumnya hanya mendapatkan BPNT kini terdata sebagai penerima PKH baru setelah proses validasi sistem dilakukan.
Baca Juga: Dua Rumah di Rancabungur Bogor Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Di sisi lain, ada pula penerima PKH yang pada tahap ini ikut memperoleh bantuan BPNT tambahan. Kondisi tersebut terjadi setelah data penerima dinyatakan sesuai dan lolos verifikasi di dalam sistem.
Sebagian besar penerima yang masuk kategori tersebut diketahui sudah memiliki status “Berhasil Cek Rekening”.
“Ketika dicek di aplikasi SIKS-NG, status sebagian besar dari kalian itu saat ini masih berstatus berhasil cek rekening,” ungkap narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
Status ini menunjukkan bahwa proses verifikasi rekening telah dinyatakan sesuai dan tinggal menunggu tahapan transfer dana maupun penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ke bank penyalur.
Penyebab Bansos Belum Cair atau Gagal Masuk Rekening
Masih terdapat sejumlah KPM yang belum menerima pencairan bantuan karena mengalami kendala pada tahap verifikasi rekening.
Permasalahan yang paling sering ditemukan berkaitan dengan ketidaksesuaian data antara dokumen kependudukan dan data yang tercatat di pihak bank.
Perbedaan penulisan nama, kesalahan angka pada Nomor Induk Kependudukan (NIK), maupun data administrasi lain dapat menyebabkan sistem menolak proses pencairan bantuan.
KPM yang mengalami status “Gagal Cek Rekening” disarankan melakukan pembaruan data melalui bank penyalur atau berkoordinasi dengan pendamping sosial agar data kembali sinkron dan dapat diproses pada tahap berikutnya.
Baca Juga: Long Weekend, Volume Sampah di Kota Bogor Naik 16 Persen, Salah Satunya dari TPS Pasar Tradisional
Dua Kelompok KPM yang Tidak Lagi Menerima Bansos
Dalam proses tersebut terdapat beberapa kategori penerima yang bantuannya dihentikan karena tidak lagi memenuhi syarat.
1. KPM yang Naik Desil Kesejahteraan
KPM yang sebelumnya tercatat dalam kelompok desil 1 sampai desil 4 berpotensi tidak lagi menerima bansos apabila hasil pemutakhiran data terbaru menunjukkan kondisi ekonominya sudah meningkat hingga masuk kategori desil 5 atau lebih tinggi.
Perubahan status tersebut membuat penerima dianggap tidak lagi berada dalam kategori prioritas bansos.
Baca Juga: Pencairan Bansos PKH dan BPNT Lewat KKS Mulai Merata, Mengapa Ada yang Masih Zonk? Ini Faktanya
2. Keluarga yang Memiliki Anggota ASN
Rumah tangga yang di dalam Kartu Keluarganya terdapat anggota berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, tidak lagi masuk kategori penerima bantuan sosial.
Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh jenis bantuan sosial yang menggunakan data kesejahteraan nasional sebagai dasar penyaluran.
Daftar Daerah Susulan PKH dan BPNT yang Mulai Cair melalui Bank BNI
Pencairan bansos melalui KKS BNI mulai dilaporkan berlangsung bertahap di sejumlah wilayah berikut:
Kabupaten
Bogor, Serang, Pandeglang, Tangerang, Gunung Kidul, Cianjur, Tasikmalaya, Brebes, Sampang, Jepara, Cilacap, Garut, Jember, Ciamis, Subang, Nganjuk, Kendal, Majalengka, Sleman, Purworejo, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Mamuju, Blora, Purbalingga, Berau, dan Luwu Timur.
Kota
Batam, Medan, Makassar, Pontianak, dan Samarinda.
Daerah Susulan yang Aktif Cair melalui Bank BRI
Penyaluran bansos susulan melalui KKS BRI juga mulai bergerak di beberapa wilayah berikut:
Kabupaten
Beberapa wilayah yang dilaporkan mulai menerima pencairan susulan melalui KKS BRI meliputi Kabupaten Sabu Raijua, Kepulauan Yapen, Mimika, Mahakam Ulu, Tanah Tidung, Asmat, Raja Ampat, Pulau Taliabu, Sarmi, Kaimana, Teluk Wondama, Supiori, Deli Serdang, Kutai Timur, Nabire, Serang, Bogor, Gianyar, serta Ciamis. Selain itu, penyaluran juga terpantau berlangsung di wilayah Sorong.
Wilayah yang Dilaporkan Cair melalui Bank Mandiri
Sementara itu, pencairan bantuan melalui KKS Mandiri dilaporkan mulai masuk ke rekening penerima di sejumlah daerah berikut:
Kabupaten
Natuna, Lamandau, Sukamara, Teluk Bintuni, Keerom, Manokwari Selatan, Tangerang, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Banyuwangi, Bandung, Kutai Kartanegara, Musi Banyuasin, dan Berau.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga