RADAR BOGOR - Suasana gembira mulai dirasakan oleh sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH).
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, pada Sabtu, 16 Mei 2026, berbagai laporan KPM mengenai pencairan bansos PKH mulai bermunculan dari sejumlah daerah di Indonesia.
Banyak KPM bansos PKH mengaku terkejut ketika melakukan pengecekan saldo pada pagi hari.
Baca Juga: ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat dan Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
Sebab, dana bantuan yang selama ini ditunggu-tunggu ternyata disebut sudah masuk ke rekening penerima.
Laporan pertama yang beredar menunjukkan adanya transaksi penarikan tunai senilai Rp1.126.000 melalui KKS Bank BRI.
Transaksi tersebut dilakukan sekitar pukul 06.52 pagi pada tanggal 16 Mei 2026.
Kabar tersebut langsung menarik perhatian banyak penerima manfaat lainnya.
Mereka mulai ramai-ramai memeriksa saldo rekening maupun mendatangi mesin ATM terdekat untuk memastikan apakah dana bantuan telah masuk.
Tak berselang lama, muncul lagi laporan dari penerima lain yang menyebutkan bahwa saldo bantuan PKH telah masuk ke rekening KKS Bank BRI.
Dalam bukti yang dibagikan terlihat transaksi penarikan tunai sebesar Rp975.000.
Gelombang informasi pencairan terus berdatangan dari berbagai wilayah. Salah satunya berasal dari Samarinda.
Seorang penerima manfaat kategori lansia menyampaikan bahwa bantuan yang diterimanya telah berhasil dicairkan.
Nilai bantuan yang ditarik sebesar Rp600.000.
Kabar ini kemudian disusul oleh laporan dari wilayah Jawa Timur, khususnya Madura, yang menyebut bantuan kategori lansia juga telah cair dengan nominal yang sama.
Tidak berhenti di situ, ada pula penerima lain yang mengaku telah melakukan penarikan hingga Rp1.600.000.
Nominal bantuan yang berbeda-beda tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh komponen bantuan yang diterima setiap keluarga.
Baca Juga: Dua Rumah di Rancabungur Bogor Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang
PKH sendiri memiliki sejumlah kategori penerima, antara lain ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, serta lansia.
Oleh karena itu, besaran dana yang masuk ke rekening KPM dapat berbeda antara satu penerima dengan penerima lainnya.
Meski berbagai bukti pencairan mulai bermunculan, masyarakat tetap diimbau untuk bersikap tenang dan tidak panik apabila saldo belum terlihat masuk.
Proses penyaluran bantuan umumnya dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, perhatian masyarakat kini juga tertuju pada bantuan BPNT.
Hingga saat ini, belum banyak laporan yang menyebutkan adanya pencairan bantuan tersebut.
Banyak KPM berharap setelah PKH mulai bergerak, bantuan BPNT juga dapat segera menyusul dalam waktu dekat agar kebutuhan rumah tangga masyarakat dapat semakin terbantu.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, kabar mengenai pencairan bantuan sosial menjadi informasi yang sangat dinanti.
Kini para penerima hanya perlu terus memantau informasi resmi dan melakukan pengecekan saldo secara berkala untuk memastikan status pencairan bantuan masing-masing.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga