Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPNT Tahap 2 Cair Rp600 Ribu, Sejumlah KPM Berpeluang Dapat Bantuan Ganda PKH di Kartu KKS

Yosep Awaludin • Senin, 18 Mei 2026 | 09:29 WIB
Ilustrasi BPNT Tahap Dua April-Juni 2026 mulai cair.
Ilustrasi BPNT Tahap Dua April-Juni 2026 mulai cair.

RADAR BOGOR – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT tahap kedua mulai cair di berbagai daerah dengan nominal Rp600 ribu untuk periode April hingga Juni 2026.

Di tengah proses pencairan tersebut, muncul kabar baik bagi sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) karena ada yang terverifikasi menerima bantuan ganda, yakni BPNT sekaligus Program Keluarga Harapan (PKH).

Berdasarkan informasi dari Youtube Info Bansos, pencairan saldo BPNT tahap 2 untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 mulai diterima secara bertahap oleh masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia.

Baca Juga: Resep Sambal Teri Kemangi Pedas Gurih, Lauk Rumahan Simpel yang Bikin Nambah Nasi

Dana bantuan yang masuk ke kartu KKS tercatat sebesar Rp600.000 untuk satu tahap penyaluran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penyaluran yang saat ini berlangsung merupakan gelombang awal.

Artinya, belum seluruh keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan secara bersamaan karena proses distribusi dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Sosok yang Diramalkan Bakal Geser Posisi Elon Musk Sebagai Orang Terkaya di Dunia Menurut Veteran Kripto

Bagi masyarakat yang hingga kini belum menerima bantuan, tidak perlu khawatir. Berdasarkan data monitoring pada sistem penyaluran bansos, sebagian penerima masih berada pada tahap verifikasi rekening dan berpeluang masuk dalam pencairan susulan.

Menariknya, pada tahap kedua ini ditemukan sejumlah penerima yang sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima BPNT, namun kemudian sistem memvalidasi mereka sebagai penerima baru PKH.

Kondisi ini membuat sebagian KPM berpotensi memperoleh dua bantuan sekaligus dalam satu periode pencairan.

Fenomena serupa juga terjadi sebaliknya, di mana penerima PKH terdata memperoleh tambahan bantuan BPNT.

Hal ini membuat pencairan di beberapa daerah mengalami perbedaan waktu antara satu penerima dengan penerima lainnya.

Bagi KPM yang bantuannya belum masuk, disarankan untuk berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat agar dapat mengecek status pencairan melalui sistem yang digunakan oleh petugas.

Baca Juga: Ousmane Dembele Cedera Jelang Final Liga Champions, PSG Dihantui Krisis Pemain Saat Lawan Arsenal

Status “berhasil cek rekening” menandakan data penerima telah lolos proses verifikasi awal dari bank penyalur.

Jika status tersebut sudah muncul, peluang pencairan susulan masih terbuka dalam beberapa hari ke depan.

Daftar wilayah pencairan BPNT dan PKH berdasarkan bank penyalur

Untuk penerima KKS dari Bank Negara Indonesia (BNI), pencairan dilaporkan aktif di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Cirebon, Indramayu, Bekasi, Bandung, Sukabumi, Karawang, hingga Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, serta wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga: Bakso Kasep Bogor: Bakso Keju Lumer dengan Kuah Pedas yang Bikin Nagih di Yasmin, Cek Menu Andalannya di Sini

Sementara itu, pemegang KKS dari Bank Mandiri juga tercatat mulai menerima bantuan susulan di berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Bogor, Garut, Jember, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Pandeglang, hingga sejumlah wilayah di Sumatera dan Sulawesi.

Untuk KPM pengguna kartu dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), pencairan terpantau berlangsung di Kabupaten Cianjur, Tasikmalaya, Subang, Majalengka, Sumedang, Lebak, serta beberapa kota besar seperti Medan, Palembang, Bandar Lampung, dan Makassar.

Sedangkan khusus wilayah Aceh, penyaluran melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) disebut telah berlangsung secara menyeluruh. Bantuan BPNT Rp600 ribu maupun PKH susulan dilaporkan sudah masuk di hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Masyarakat yang berada di daerah-daerah yang telah terpantau menerima pencairan diimbau untuk rutin memeriksa saldo kartu KKS, baik melalui ATM maupun layanan mobile banking agar lebih praktis.

Perlu diketahui, pencairan bansos dilakukan dengan sistem termin atau bergelombang.

Karena itu, meskipun satu wilayah sudah mulai menerima bantuan, tidak semua saldo akan masuk pada waktu yang sama.

Baca Juga: Luruskan Isu Miring, Yayasan Fahim Quran Plus Pastikan Operasional Sah dan Transparan

Jika nama daerah sudah termasuk dalam daftar penyaluran namun saldo masih belum bertambah, penerima diminta tetap menunggu karena proses pencairan masih berlangsung secara bertahap sesuai jadwal bank penyalur. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bpnt #keluarga penerima manfaat #pencairan