RADAR BOGOR - Kabar yang ditunggu jutaan keluarga penerima manfaat bantuan sosial atau bansos akhirnya datang juga.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT tahap kedua dilaporkan mulai cair secara bertahap melalui KKS Bank BNI pada 18 Mei 2026.
Sejak pagi hari, media sosial dan grup penerima bansos ramai dipenuhi unggahan bukti saldo masuk sebesar Rp600 ribu yang disebut berasal dari pencairan BPNT tahap terbaru.
Baca Juga: Indonesia Tempati Peringkat Pertama Transparansi Pelaporan Belanja Perpajakan Terbaik Dunia
Sejumlah warga dari berbagai daerah mengaku terkejut karena saldo bantuan tiba-tiba masuk ke rekening mereka.
Bahkan banyak penerima yang langsung melakukan pengecekan melalui aplikasi Wonder by BNI maupun mesin ATM untuk memastikan kabar tersebut benar-benar nyata.
Salah satu laporan pertama datang dari wilayah Kabupaten Cirebon.
Seorang penerima bantuan mengunggah bukti pengecekan saldo dan menyebut BPNT akhirnya “meleleh” setelah lama dinantikan.
Dalam unggahan tersebut terlihat saldo bantuan sebesar Rp600 ribu masuk pada tanggal 18 Mei 2026 sekitar pukul 00.25 WIB.
Kabar serupa kemudian bermunculan dari berbagai daerah lain.
Ada warga yang menyebut pencairan berlangsung sejak pagi hari dan dilakukan secara bertahap.
Meski dalam mutasi rekening tertulis kode RPL bansos PKH, banyak penerima memastikan dana yang masuk merupakan BPNT tahap kedua.
Fenomena ini membuat banyak warga mulai berbondong-bondong mengecek saldo KKS mereka.
Beberapa penerima bahkan membagikan screenshot transaksi dari aplikasi Wonder by BNI sebagai bukti bahwa dana bantuan benar-benar sudah masuk ke rekening.
Wilayah Kediri juga menjadi salah satu daerah yang melaporkan pencairan BPNT hari ini.
Seorang penerima memperlihatkan riwayat transaksi yang menunjukkan sebelumnya bantuan PKH telah cair pada 9 Mei 2026, sementara hari ini tambahan saldo Rp600 ribu kembali masuk untuk BPNT.
Tak hanya itu, laporan lain datang dari Surabaya, Kabupaten Bandung, hingga Pelabuhan Ratu.
Mayoritas penerima menunjukkan nominal yang sama, yakni Rp600 ribu.
Namun ada juga penerima yang memperoleh saldo sekitar Rp596 ribu sesuai data yang muncul pada struk transaksi mereka.
Ramainya laporan pencairan ini membuat banyak warga semakin optimistis bahwa penyaluran bansos tahap kedua memang sedang berlangsung secara nasional.
Baca Juga: Lolos Seleksi PHTC Kopdes 2026? Peserta Kini Wajib Hadapi Tes Mental Ideologi yang Bikin Deg-Degan
Walaupun begitu, proses pencairan disebut masih bertahap sehingga belum semua penerima langsung mendapatkan saldo pada waktu yang sama.
Beberapa penerima mengaku sempat khawatir karena saldo belum muncul saat pengecekan pertama.
Namun setelah dicek ulang beberapa jam kemudian, bantuan akhirnya masuk.
Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala.
Baca Juga: Lolos Seleksi PHTC Kopdes 2026? Peserta Kini Wajib Hadapi Tes Mental Ideologi yang Bikin Deg-Degan
Pencairan melalui KKS Bank BNI kali ini disebut menjadi salah satu yang paling ramai diperbincangkan karena banyak bukti transaksi beredar hampir bersamaan dari berbagai wilayah Indonesia.
Hal itu membuat suasana grup bansos mendadak heboh sejak dini hari hingga pagi hari.
Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan agar tetap berhati-hati terhadap informasi palsu atau hoaks terkait bansos.
Penerima disarankan hanya mempercayai bukti resmi berupa mutasi rekening, saldo ATM, atau aplikasi perbankan yang valid.
Baca Juga: Bukan Rekayasa, 13 Daerah Terkonfirmasi Terima Bansos BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu via KKS BNI Hari Ini
Dengan mulai cairnya BPNT tahap kedua ini, banyak keluarga penerima manfaat mengaku lega karena bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari, terutama untuk membeli bahan pangan pokok di tengah harga kebutuhan yang terus meningkat.
Kini warga pemegang KKS Bank BNI pun diminta segera mengecek saldo masing-masing.
Siapa tahu bantuan Rp600 ribu sudah masuk tanpa disadari dan sedang menunggu untuk dicairkan.***
Editor : Asep Suhendar