RADAR BOGOR - Sebuah fakta menarik datang dari gelombang pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) KKS Bank BNI hari ini, 18 Mei 2026.
Pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lawas tahun 2017, 2018, hingga kartu generasi terbaru 2025 semuanya melaporkan hal yang sama: saldo Rp600.000 telah masuk ke rekening masing-masing.
Ini membuktikan bahwa yang menentukan pencairan bansos bukanlah usia kartu, melainkan status aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Baca Juga: Bocoran Pertanyaan Wawancara PHTC Kopdes 2026, Banyak Pertanyaan Jebakan dan Isu Sensitif
KKS 2017 Lancar Cair
Melansir dari kanal YouTube CEK BANSOS, seorang KPM dari Cirebon, Jawa Barat, berhasil menarik dana BPNT sebesar Rp600.000 menggunakan KKS terbitan tahun 2017.
Penarikan dilakukan pada pukul 05.55 pagi, menjadi salah satu yang pertama melaporkan pencairan di wilayahnya.
“Untuk wilayah Kabupaten Cirebon, alhamdulillah pengecekan BPNT akhirnya meleleh juga tapi masih secara bertahap. KPM ini melakukan pengecekan di agen Bank BNI Rp600.000,” ungkap narator kanal CEK BANSOS.
Baca Juga: Bangunan Plaza Bogor Dirobohkan Sekaligus, Kini Sudah Rata dengan Tanah
Bukan hanya satu orang. Beberapa laporan lain dari berbagai daerah juga mengonfirmasi hal serupa.
KKS 2017 di Jawa Timur juga dilaporkan masih aktif dan berhasil menerima saldo BPNT tahap kedua.
“Alhamdulillah BPNT KKS Bank BNI tahun 2017 sudah masuk Rp600.000,” demikian bunyi salah satu testimoni yang masuk ke Channel CEK BANSOS.
KKS 2018, 2020, 2021, 2022, 2023: Semua Ikut Andil
Tidak hanya KKS 2017, kartu-kartu dari tahun-tahun berikutnya juga ikut merasakan pencairan hari ini.
Seorang KPM dari Kuningan dengan KKS 2022 menerima saldo pada pukul 09.18 pagi. Sementara itu, KPM di Banjaran dengan KKS 2021 juga sudah mulai meleleh.
Menariknya, KKS 2018 dari Tangerang ikut masuk dalam daftar. KKS 2020 dan 2021 dari berbagai wilayah seperti Cirebon dan Bandung juga tidak ketinggalan. Bahkan KKS 2023 dari Kediri, Jawa Timur, dilaporkan sudah menerima bantuan.
Seorang KPM dari wilayah Kediri mengungkapkan dengan bahagia.
“Alhamdulillah wilayah Kediri, Jawa Timur KKS 2023 Rp600.000 juga sudah masuk,” tulis dalam unggahannya.
KKS 2025 Tak Ketinggalan
Bahkan Kartu yang baru saja diterbitkan pada tahun 2025 ini ternyata juga sudah aktif dan menerima pencairan BPNT. Berdasarkan laporan seorang KPM dari Kediri.
Ini menjadi kabar penting bagi para KPM yang baru saja mengganti kartu mereka karena rusak, hilang, atau karena migrasi data. Selama status di SIKS-NG sudah menunjukkan SI, maka kartu baru sekalipun akan tetap terhubung dengan rekening dan siap menerima bantuan.
Yang Jadi Penentu Bukan Tahun Kartu, Tapi Status DTKS
Lalu apa sebenarnya yang menentukan apakah seorang KPM akan menerima bantuan atau tidak? Bukan usia kartu. Bukan pula tahun terbitan. Yang menjadi penentu utama adalah dua hal.
Pertama, status kepesertaan di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) harus aktif dan masih terdata sebagai keluarga miskin atau miskin ekstrem yang berhak menerima BPNT.
Kedua, status di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) harus sudah menunjukkan periode penyaluran April-Mei-Juni. Jika masih di periode Januari-Februari-Maret, maka bantuan belum akan tersalurkan.
Baca Juga: KPM Pemilik KKS BN Segera Cek Saldo, Bansos BPNT Rp600 Ribu Dikabarkan Cair di Banyak Daerah
Tips Cek Saldo BPNT Hari Ini
Bagi Anda yang ingin segera mengetahui apakah bantuan sudah masuk, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Yang paling praktis adalah melalui aplikasi Wonder by BNI karena bisa diakses kapan saja dan menampilkan saldo secara real-time.
Alternatif lain, KPM bisa datang ke ATM BNI terdekat untuk melakukan pengecekan sekaligus penarikan tunai. Bagi yang tinggal di daerah dengan akses ATM terbatas, agen bank terdekat juga bisa menjadi pilihan.
Catatan penting: Beberapa KPM melaporkan adanya kode transaksi yang mirip dengan PKH. Namun, nominal Rp600.000 sudah dipastikan sebagai BPNT tahap dua, jadi tidak perlu khawatir atau bingung dengan kode yang muncul.***
Editor : Asep Suhendar