RADAR BOGOR - Banyak penerima bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak menyadari bahwa nama mereka bisa dicoret dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) apabila dianggap sudah mengalami perubahan kondisi ekonomi.
Akibatnya, tidak sedikit warga yang mendadak kehilangan bantuan dan baru menyadarinya ketika saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak lagi terisi saat proses pencairan bansos berlangsung.
Fenomena ini mulai sering dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah ketika penyaluran bansos tahap 2 tahun 2026 berjalan bertahap.
Sebagian warga mengaku bingung karena sebelumnya rutin menerima bantuan, tetapi tiba-tiba status penerima berubah tanpa mereka sadari.
Padahal, pemerintah secara berkala memang melakukan pemutakhiran data penerima bansos untuk memastikan bantuan sosial tetap tepat sasaran.
Evaluasi dilakukan dengan melihat kondisi ekonomi terbaru masyarakat, termasuk kepemilikan aset, kondisi tempat tinggal, pekerjaan, hingga tingkat kesejahteraan keluarga.
DTKS Bisa Berubah Karena Kondisi Ekonomi Dinilai Meningkat
Pencoretan dari DTKS tidak selalu terjadi karena kesalahan administrasi. Dalam banyak kasus, nama penerima BPNT dihapus karena dianggap sudah mengalami peningkatan ekonomi dibanding sebelumnya.
Baca Juga: Penyaluran BPNT PKH Tahap 2 Kembali Bergerak di Banyak Wilayah, Sebagian KPM Dapat Dua Jenis Bansos
Dilansir dari YouTube DIARY BANSOS, pemerintah menggunakan berbagai indikator dalam proses pemutakhiran data sosial.
Misalnya, keluarga yang dinilai sudah memiliki penghasilan lebih stabil, kendaraan tambahan, rumah yang dianggap layak, atau kondisi ekonomi yang tidak lagi masuk kategori rentan dapat masuk evaluasi ulang.
Selain itu, penggunaan sistem desil juga membuat data masyarakat terus diperbarui mengikuti perubahan kondisi ekonomi nasional.
Sistem tersebut dipakai untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat sehingga bantuan sosial lebih difokuskan kepada keluarga yang dianggap paling membutuhkan.
Namun di lapangan, perubahan status ini sering membuat warga terkejut. Sebab, sebagian masyarakat merasa kondisi ekonomi mereka sebenarnya belum benar-benar membaik meskipun secara data dianggap mengalami peningkatan kesejahteraan.
Banyak Warga Baru Tahu Saat Saldo BPNT Tidak Cair
Tidak sedikit penerima bansos yang baru mengetahui namanya bermasalah di DTKS ketika saldo bantuan tidak lagi masuk ke KKS.
Kondisi tersebut memicu kepanikan karena sebagian keluarga sangat bergantung pada bantuan pangan untuk kebutuhan sehari-hari.
Fenomena ini sering memunculkan pertanyaan di lingkungan masyarakat. Warga mulai membandingkan kondisi penerimaan bansos dengan tetangga sekitar, terutama ketika ada keluarga lain yang masih menerima bantuan secara rutin.
Sebagian masyarakat kemudian mendatangi kantor desa, pendamping sosial, maupun dinas sosial untuk memastikan alasan bantuan mereka berhenti.
Ada pula warga yang mencoba mengecek status bantuan melalui layanan resmi pemerintah setelah mendengar kabar bahwa datanya sudah tidak aktif.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap Dua Rp600 Ribu Mulai Cair ke KKS Bank BNI Hari Ini, Buruan Cek KKS Anda Sekarang
Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa DTKS bukan data permanen.
Data penerima bansos dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti hasil verifikasi dan kondisi sosial ekonomi terbaru di lapangan.
Pemerintah Minta Masyarakat Aktif Memperbarui Data
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk aktif memastikan data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi tetap sesuai agar tidak menimbulkan kendala dalam proses bansos.
Pembaruan data menjadi penting karena perubahan kecil dalam administrasi dapat memengaruhi proses verifikasi penerima bantuan.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi simpang siur di media sosial mengenai pencoretan bansos.
Banyak informasi beredar yang menyebut bantuan dihentikan secara sepihak, padahal proses evaluasi DTKS dilakukan melalui tahapan verifikasi tertentu.
Warga yang merasa layak menerima bantuan tetapi namanya tidak lagi terdaftar dapat berkonsultasi dengan pemerintah desa atau pendamping sosial setempat.
Baca Juga: Kartu Jadul Bukan Halangan, KKS 2017 sampai 2025 Bansos BPNT Bank BNI Kompak Cair Serentak Hari Ini
Jalur tersebut biasanya menjadi langkah awal untuk memastikan status data penerima bansos masih aktif atau perlu dilakukan usulan ulang.
Pemerintah sendiri terus melakukan penyesuaian data untuk menjaga agar bantuan sosial benar-benar diterima keluarga yang paling membutuhkan.
Karena itu, masyarakat diharapkan memahami bahwa status penerima BPNT dapat berubah seiring perubahan kondisi ekonomi dan hasil pemutakhiran DTKS yang dilakukan secara berkala.***
Editor : Eli Kustiyawati