RADAR BOGOR - Proses pendistribusian dana bantuan sosial atau bansos reguler Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk alokasi Tahap 2 periode April, Mei, dan Juni 2026 mencatatkan pergerakan krusial.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, setelah Bank BSI dan Bank Mandiri memulai penyaluran dana bansos terlebih dahulu, kini giliran Bank BNI yang secara masif melangsungkan proses pemindahbukuan dana langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dengan masuknya Bank BNI ke dalam jajaran bank aktif penyalur kuartal kedua, instansi perbankan Himbara yang masih berada dalam fase antrean pengiriman saldo BPNT kini menyisakan Bank BRI.
1. Pantauan Riil Hasil Penarikan Saldo Berdasarkan Angkatan KKS
Berdasarkan data konfirmasi mutasi rekening yang dihimpun dari para penerima manfaat per 18 Mei 2026, proses transfer oleh Bank BNI terpantau tidak membatasi tahun penerbitan kartu. Aliran dana sebesar Rp600.000 didistribusikan secara acak, mencakup kartu keluaran lama hingga edisi terbaru.
KKS Angkatan Lama (2017 dan 2018) sukses mencatatkan pencairan di beberapa wilayah, salah satunya KPM pemegang KKS 2018 di daerah Tangerang.
KKS Angkatan Menengah (2021 dan 2022) terkonfirmasi cair secara paralel. Terdapat laporan dari KPM yang menerima transfer ganda, di mana saldo BPNT Rp600.000 masuk menyusul komponen dana PKH sebesar Rp1.500.000 yang sudah ditarik pada awal Mei lalu.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap Kedua Rp600.000 Mulai Cair di KKS BNI, Pendamping PKH Juga Punya Tugas Baru
KKS Angkatan Baru (2023 dan 2025), penerima manfaat dengan kartu keluaran tahun 2025 juga dilaporkan mulai menerima dana ini setelah data kepesertaannya dinyatakan lolos verifikasi kliring perbankan.
"Akselerasi pengiriman dana BPNT senilai Rp600.000 pada jaringan Bank BNI per hari Senin kemarin menunjukkan grafik kenaikan yang sangat tajam, mulai dari pagi, siang, hingga malam hari. Namun, KPM wajib mengetahui bahwa dana perlindungan sosial ini hanya akan mendarat pada kartu KKS yang status periodenya di aplikasi SIKS-NG sudah resmi diperbarui dan menerbitkan keterangan Standing Instruction (SI)," ungkap narator dalam YouTube Cek Bansos.
2. Peta Sebaran Wilayah Pencairan Aktif Bank BNI
Verifikasi bukti struk penarikan tunai serta mutasi aplikasi Wondr by BNI mengonfirmasi pergerakan saldo yang terkonsentrasi pada beberapa wilayah berikut.
Provinsi Jawa Barat meliputi Kabupaten Cirebon, Kuningan, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, serta area Banjaran. Provinsi Jawa Tengah dan DIY meliputi Pemalang, Sragen, Klaten, Sukoharjo, dan Solo. Provinsi Jawa Timur meliputi Madiun, Kediri, dan Bondowoso yang didominasi laporan KPM kategori BPNT Murni. Wilayah DKI Jakarta juga terpantau aktif secara menyeluruh.
3. Panduan Mitigasi Cek Saldo bagi KPM
Mengingat luasnya cakupan nasional, distribusi saldo ini diberlakukan secara bergelombang dan tidak berbarengan. Guna efisiensi tenaga dan pengeluaran harian, KPM disarankan memanfaatkan aplikasi mobile banking resmi untuk memantau saldo secara berkala langsung dari rumah.
Jika pengecekan terpaksa dilakukan secara manual melalui mesin ATM atau agen bank terdekat, batasi frekuensinya cukup 2 hingga 3 hari sekali demi keamanan fisik kartu KKS.
Pergerakan positif penyaluran BPNT sebesar Rp600.000 pada jaringan Bank BNI di pertengahan Mei 2026 ini membawa dampak baik bagi penguatan ketahanan pangan. KPM yang sudah berhasil melakukan penarikan diimbau untuk menggunakan dana tersebut secara bijak untuk pemenuhan kebutuhan esensial keluarga.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Cek Bansos