RADAR BOGOR - Kabar gembira sekaligus melegakan bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di seluruh Indonesia.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, proses pencairan bantuan sosial (bansos) Tahap 2 tahun 2026 saat ini sedang berlangsung secara besar-besaran dan serentak di berbagai wilayah.
Berdasarkan pantauan terbaru per pertengahan Mei 2026, sekitar 70% bantuan sosial telah sukses tersalurkan ke rekening para KPM.
"Saat ini data menunjukkan sudah sekitar 70-an% bantuan yang sukses tersalurkan ke tangan para Keluarga Penerima Manfaat," ucap narator YouTube Info Bansos.
Bagi KPM yang kartu KKS-nya masih kosong, jangan berkecil hati. Saat ini masih ada sekitar 20% KPM yang sedang mengantre dalam antrean pencairan termin berikutnya.
Namun, mengapa ada sebagian KPM yang saldonya terlambat masuk padahal tetangga sudah cair? Ternyata, ada fenomena unik yang justru menguntungkan para KPM.
Kategori KPM yang Diprediksi Dapat Bansos Bonus
Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang melakukan sinkronisasi dan pemadanan data yang cukup mendalam pada sistem.
Proses pembaruan sistem inilah yang memicu sedikit keterlambatan, tetapi di balik itu ada kejutan berupa bansos bonus untuk dua kategori KPM berikut.
Pertama, KPM BPNT Murni yang Menjadi Penerima PKH Baru. Banyak masyarakat yang awalnya hanya terdaftar sebagai penerima bantuan sembako (BPNT), kini data mereka lolos verifikasi sistem dan otomatis divalidasi sebagai penerima komponen PKH baru.
Kedua, KPM PKH Murni yang Menjadi Penerima BPNT Baru. Sebaliknya, KPM yang tadinya hanya menerima bantuan PKH, di tahap ini beruntung mendapatkan tambahan berupa bantuan BPNT.
Efek dari sinkronisasi ini memang membuat saldo di kartu KKS sedikit terlambat masuk. Tetapi begitu dana diturunkan, KPM akan langsung menerima dua bantuan sekaligus dalam sistem rapelan.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap Kedua Rp600.000 Mulai Cair di KKS BNI, Pendamping PKH Juga Punya Tugas Baru
Status di SIKS-NG Dipastikan Aman
Bagi KPM yang masih menanti, kunci utama untuk mengecek keamanan bantuan adalah melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang dipegang oleh pendamping sosial atau operator desa.
Hingga saat ini, rata-rata status KPM yang belum cair terpantau aman dengan keterangan "Berhasil Cek Rekening".
Artinya, data perbankan tidak bermasalah dan prosesnya tinggal selangkah lagi, yaitu menunggu turunnya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari pemerintah ke bank penyalur (Himbara).
Tetap pantau perkembangan kartu KKS dan nantikan saldo ganda yang akan segera masuk.***
Editor : Eli Kustiyawati