RADAR BOGOR - Ada 11 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dicoret langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) secara permanen.
"Karena ada indikasi-indikasi transaksi yang memang mencurigakan," tutur kanal Pendamping PKH.
KPM harus mengetahui keaktifan sebagai penerima bansos dengan menghubungi langsung pendamping setempat untuk melakukan pengecekan data.
Baca Juga: Kejar Target KIA, Disdukcapil Kota Bogor Perkuat Kerja Sama dengan Sekolah dan Faskes
Pengecekan data dilakukan di riwayat bansos yang ada di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
Jika KPM masih terdeteksi aktif, tapi bantuan belum cair, maka penerima manfaat punya peluang cukup besar menerima pencairan bansos.
Namun, ketika KPM mendapat keterangan exclude saat dicek di SIKS NG, maka penerima manfaat tidak mempunyai harapan untuk cair di tahap-tahap berikutnya.
Status Gagal Cek Rekening di SIKS NG
Sejumlah KPM terancam tidak akan menerima pencairan bansos di tahap kedua. Namun, masih ada kesempatan jika KPM menghubungi pendamping setempat untuk melakukan pemadanan data.
Baca Juga: Seleksi Direksi PT Sayaga Wisata Bogor Masuk Tahap Akhir, Dua Nama Diusulkan Isi Jabatan Strategis
Jika status SIKS NG gagal cek rekening bisa dipastikan ada perbedaan data antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pihak perbankan dengan data di SIKS NG.
KPM harus berupaya untuk bisa memadankan data yang harus diperbaharui oleh pendamping di aplikasi SIKS NG.
Status gagal cek rekening di SIKS NG masih ada harapan jika data diperbaiki. Berbeda dengan exclude yang sudah tidak bisa diperbaiki.
Beberapa keterangan exclude di antaranya ya tidak memiliki komponen, terindikasi permainan online terlarang dan hasil pembaharuan data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik.
KPM yang Berstatus Berhasil Cek Rekening
Banyak juga KPM yang mempertanyakan nasib KPM yang berhasil cek rekening, tetapi belum menerima pencairan bansos.
Menurut kanal Pendamping PKH, sekitar 30% dari KPM dampingannya berstatus berhasil cek rekening, sehingga saldo bantuan belum masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Baca Juga: Setelah 15 Tahun, Sekuel Film The Adventures of Tintin Dikabarkan Mulai Dikembangkan
"Sementara yang 70% untuk bantuan PKH BPNT tahap kedua di Bank Mandiri ini Alhamdulillah sudah cair," ujarnya.
KPM yang berstatus berhasil cek rekening berpeluang menerima pencairan bansos susalan, jika sudah memiliki keterangan surat perintah membayar (SPM).
Editor : Siti Dewi Yanti